Image

Wah, Jasa Marga Sediakan 900 Posisi Baru untuk Penjaga Tol

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 21:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 320 1795146 wah-jasa-marga-sediakan-900-posisi-baru-untuk-penjaga-tol-wy5UBpUhPm.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) memastikan tidak akan melakukan Pemutusan Hak Kerja (PHK) kepada para pegawainya karena adanya penerapan cashless. Karena pihaknya telah menyiapkan beberapa alternatif kerjaan kepada para karyawan yang terkena dampak dari PHK.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Jasa Marga Kushartanto mengatakan salah satu yang telah dipersiapkan adalah dengan mengalihkan profesi. Nantinya profesi yang disediakan akan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

"Ada beberapa alternatif, salah satunya alih profesi. Profesi yang ditawarkan kebanyakan lebih baik dari profesi sebelumnya, makanya kami akan memberikan pendidikan dan pelatihan," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat Jasa Marga, Jumat (13/10/2017).

Baca juga: Tepis Isu PHK, Jasa Marga Tawarkan Penjaga Gerbang Tol Berkarier di Anak Usaha

Menurut Kushartanto, pihaknya menyediakan sekira 900 posisi untuk 1.300 karyawan yang akan dialihkan posisinya. Dari 1.300 karyawan ada sekira 588 karyawan yang sudah mendaftarkan dirinya lewat aplikasi.

"Misalnya seperti petugas support pengadaan tanah, dan profesi yang ada bisa dikategorikan promosi. Total penjaga gardu tol yang ada sekitar 1.300 orang. Pendidikan dimulai Desember," jelasnya

"Alih profesi yang kami tawarkan lokasinya bisa dipilih sehingga tidak merugikan siapa pun," imbuhnya.

Bagi yang tidak berminat, pihaknya juga menyiapkan program wirausaha kepada para karyawan. Dengan program ini pihak perusahaan akan memberikan pelatihan dan juga fasilitas kepada para karyawan yang ingin berhenti bekerja dan memilih berwirausaha.

 Baca juga: Tak Ada Pemecatan, Jasa Marga Bakal Alihkan Karyawannya ke Anak Usaha

"Kita juga berikan pelatihan dan pendampingan wirausaha kepada para karyawan yang enggan memilih posisi yang disediakan perusahaan. Jadi kita punya opsi kalau yang memutuskan untuk mandiri silahkan kita berikan modal dengan uang pensiun dan CSR kita, nanti kita beri pelatihan seperti kita ajarkan caranya memijit, bernyanyi atau masak. Kalau yang belum punya usaha juga bisa gabung dengan kita. Kita sediakan tempat di rest area milik kita," jelasnya

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini