Tak Ada Bau Busuk, Tempat Pembuangan Akhir Ini Jadi Lokasi Rekreasi Gratis!

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 18 Oktober 2017 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 18 470 1797599 tak-ada-bau-busuk-tempat-pembuangan-akhir-ini-jadi-lokasi-rekreasi-gratis-RVZ2u78VZ0.jpg Foto: Sindonews

MOJOKERTO - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah selalu identik dengan tempat yang harus dijauhi. Selain bau busuknya yang kerap menusuk hidung, tempat berkumpulnya segala jenis sampah itu dianggap menjadi tempat yang tak sehat.

Jangankan mengunjunginya, bahkan masyarakat enggan untuk melintas. Namun TPA Randegan yang ada di Kota Mojokerto, Jawa Timur ini memiliki nuansa yang berbeda. Jauh dari kata menjijikkan, tempat ini justru menjadi jujugan rekreasi tak berbayar.

Masuk di lokasi TPA, pengunjung akan disambut dengan jalan beton yang begitu bersih. Ditambah lagi, di bagian kanan dan kiri jalan yang ditumbuhi pohon-pohon rindang. Suasana sejuk segera saja menyusul. Tak ada bau busuk. Bahkan, lokasi tempat berkumpulnya sampah seluruh warga Kota Mojokerto ini mengesankan sebuah tempat rekreasi alam yang asri.

Sama sekali tak terlihat tumpukan sampah sepanjang jalan beton ini. Tempat bercengrama berupa taman lengkap dengan meja dan kursi outdoor berdiri di sana-sini. Area bermain anak yang cukup representatif juga tersedia. Tempat ini kerap digunakan warga untuk rekreasi keluarga. Tak hanya itu, taman baca dengan koleksi buku yang cukup lengkap juga tersedia di sini. Rekreasi keluarga dijamin tak akan terganggu dengan lalu-lalang truk sampah lantaran kendaraan-kendaraan itu memiliki jalur khusus menuju gunungan sampah. Tak hanya menyajikan sejumlah arena bermain dan berfoto, TPA Randegan juga layak menjadi tempat edukasi lingkungan.

Di dalam area TPA juga terdapat tempat pengolahan pupuk kompos. Untuk yang satu ini, pengunjung diberikan pupuk kompos gratis hasil olahan pengelola. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Mojokerto yang menjadi pengelola TPA Randegan itu, juga memberikan edukasi lain dengan pengenalan jenis-jenis pohon. TPA yang berhimpitan dengan perumahan warga itu, sama sekali tak membuat warga terganggu. Sebaliknya, warga sekitar ikut menikmati dari hasil pengelolaan sampah dan banyaknya pengunjung.

Tak hanya itu, warga sekitar TPA juga menikmati biogas dari hasil pengelolaan sampah. Sedikitnya 24 rumah tangga tak perlu membeli gas elpiji lantaran telah tersalur dengan biogas TPA. Dwi Susanti, salah satu pengunjung mengaku, TPA Randegan memang layak menjadi tepat rekreasi keluarga. Menurutnya, ada banyak yang bisa dinikmati di lokasi ini. Terlebih, untuk bisa menikmati sejumlah fasilitas di TPA, warga tak perlu merogoh kocek.

“Banyak tamannya. Lokasinya juga sejuk. Dan yang paling mengasyikkan, tak ada bau busuknya. Banyak area foto yang bagus pula,” kata Dwi Susanti, pengunjung asal Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Kepala DLHK Kota Mojokerto Amin Wahid menyebut, pihaknya sengaja menjadikan TPA sebagai lokasi untuk rekreasi keluarga. Dengan begitu, pihaknya memiliki tantangan untuk menjadikan lokasi ini semakin asri dan memberikan bermacam fasilitas gratis.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini