Menko Luhut: Penyebab Kemiskinan Itu Infrastruktur!

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 20 Oktober 2017 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 20 20 1799499 menko-luhut-penyebab-kemiskinan-itu-infrastruktur-r1FONL8TRC.jpg Foto: Ulfa/Okezone

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan penyebab tingginya tingkat kemiskinan di wilayah pantai selatan Sukabumi hingga Banten.

Sebagaimana diketahui, Luhut bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto hari ini menggelar rakor guna menemukan solusi mengatasi kemiskinan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Catat! Ikatan Sarjana Ekonomi Diminta Atasi Kemiskinan di Indonesia

Infrastruktur, dinilainya menjadi satu penyebab mengapa kemiskinan di sana terbilang tinggi. Padahal, di wilayah itu diakui Luhut terdapat produk-produk yang memiliki nilai jual untuk mendorong roda perekonomian dan taraf hidup penduduknya. Hanya saja tak didukung infrastruktur yang baik.

"Salah satu penyebab kemiskinan itu infrastruktur sebenarnya, (infrastruktur) jalan. Di Sukabumi, mereka punya produk bagus tapi enggak bisa dibawa, karena jalan desanya enggak (mendukung) jadi cost-nya (biaya logistik) mahal," jelas Luhut di kantornya, Jumat (20/10/2017).

Baca Juga: 3 Tahun Jokowi-JK, Pemerintah Diminta Tak Kendur Kurangi Kemiskinan

Oleh karenanya pemerintah melakukan perbaikan di sisi itu agar biaya pengiriman barang dari sana ke wilayah lain tak memakan banyak biaya logistik karena aksesnya menjadi lebih mudah jika didukung infrastruktur jalan yang memadai.

"Sekarang kita perbaiki jalannya. Jangan hanya jalan tol saja diperbaiki tapi juga jalan desa yang hubungkan sentra ekonomi sampai ke tempat besar," ujarnya.

Baca Juga: Selidiki Kantong Kemiskinan di Sukabumi, Menko Luhut: Di Situ Masih Banyak

Luhut menambahkan bahwa biaya logistik saat ini sebenarnya sudah jauh lebih baik daripada dulu. "Cukup bagus. Kita Minggu depan mau rapat di pelabuhan fokus ini. Bahas cost-cost yang tidak penting. Nanti rapat hari Kamis depan," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini