nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resmikan Pengoperasian KEK Mandalika, Jokowi: Ini Sudah 29 Tahun Kita Kerjakan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 20 Oktober 2017 14:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 20 320 1799266 resmikan-pengoperasian-kek-mandalika-jokowi-ini-sudah-29-tahun-kita-kerjakan-NW2oO1STsr.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan ‎kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peresmian tersebut sekaligus menandai dimulainya fase pembangunan kawasan yang telah direncanakan selama 29 tahun lalu itu.

Mengutip laman Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, KEK Mandalika sebelumnya telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 pada tanggal 30 Juni 2014. Pengembangan KEK Mandalika difokuskan untuk kegiatan pariwisata dan memajukan perekonomian di NTB.

Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan KEK itu dilakukan bukan tanpa kendala. Apalagi, proses pembangunan yang telah memakan waktu hampir 30 tahun namun tidak kunjung selesai.

Baca Juga: Cerita Jokowi Pernah Tawarkan Emir Qatar Investasi di KEK Mandalika

"Bicara Mandalika, ini sudah hampir 29 tahun kita kerjakan. Urusannya tidak selesai-selesai. Karena apa? Pembebasan lahan. Sehingga mengurangi kepercayaan investasi untuk masuk ke sini," kata Jokowi dalam keterangan resmi Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan, Jumat (20/10/2017).

Saat berkunjung ke kawasan tersebut pada April 2015 silam, Kepala Negara sempat menanyakan langsung kepada gubernur dan bupati mengenai permasalahan yang terjadi sehingga pembangunan di sana tidak berjalan. 

Lantas, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa dirinya akan selalu mengejar terus segala permasalahan hingga ditemukan jawaban dan solusinya.

Baca Juga: Resmikan KEK Mandalika, Jokowi Tegur Investor yang Cuma Tanda Tangan

"Apakah tanahnya terlalu mahal? Atau apakah masyarakat tidak mendukung? Ternyata masyarakat mendukung dan harga tanahnya juga wajar. Lalu Apa? Kalau ada masalah pasti saya kejar terus. Ternyata hanya selembar kertas, payung hukum, yang namanya Inpres untuk pembebasan lahan," ucapnya.

Ketiadaan payung hukum tersebut mengakibatkan jajaran pemerintahan di daerah tidak berani untuk mengambil keputusan. Walhasil, Presiden Jokowi bergerak cepat dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) yang mengatur tentang pembebasan lahan.

"Kita rapat sekali, keluar Inpres, setelah itu tidak ada dua bulan alhamdulillah pembebasan lahan lancar semuanya. Kalau Bapak/Ibu dan saudara semua bekerja tidak detail dan tidak menyampaikan masalahnya kepada pimpinan-pimpinan yang ada, ya tidak akan selesai. Saya kalau tidak ke sini, ya tidak mengerti," tuturnya.

Baca Juga: Selembar Kertas Sakti dari Jokowi, Sengketa Tanah di KEK Mandalika Langsung Beres!

Menurut Jokowi, setelah hambatan tersebut berhasil dicarikan jalan keluarnya, maka tidak ada alasan lagi untuk tidak mengembangkan kawasan khusus ini. KEK Mandalika yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional ini nantinya diharapkan dapat berdampak langsung kepada masyarakat sekitar dan memajukan perekonomian daerah.

"Ada yang bisa berjualan cendera mata, buka restoran, buka homestay, dan kita hitung nanti bisa ada rekrutmen karyawan kurang lebih 58 ribu. Investasi yang sekarang berjalan ada 8 investor hotel senilai Rp13 triliun dan kita harapkan nanti bisa berlipat tiga kali sehingga kawasan ini akan berkembang dan masyarakat akan mendapatkan manfaatnya," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Gubenur Nusa Tenggara Barat M Zainul Majdi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini