nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dirut Mandiri: Holding BUMN Jasa Keuangan Beroperasi Tahun Depan

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 24 Oktober 2017 20:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 24 320 1801624 dirut-mandiri-holding-bumn-jasa-keuangan-beroperasi-tahun-depan-3zwXMdwCU1.jpg Foto: Antara

JAKARTA – Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor jasa keuangan diperkirakan dapat efektif pada kuartal I tahun 2018. Saat ini prosesnya sampai pada tahapan legal, termasuk anggaran dasar holding BUMN jasa keuangan.

"Jadi mungkin triwulan I tahun depan (efektif). Kalau kita lihat persisnya sedang bersama Himbara menyiapkan legal dokumennya. Tapi secara konsep tugas direkturnya sudah ada," ujar Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (24/10/2017). 

Tiko melanjutkan, dengan adanya kehadiran holding BUMN jasa keuangan, maka dapat memudahkan proses injeksi modal. Sebagai contoh, Tiko memberikan permisalan, apabila salah satu anggota holding memiliki kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang besar, sehingga menghasilkan laba dan dividen yang jumlahnya besar juga, maka sebagian dividennya dapat disalurkan untuk modal anggota lain. 

Baca Juga: Sebelum Holding Perbankan Terealisasi, Anak Usaha BUMN Bakal Digabung Lebih Dulu!

"Jadi opsi injeksi modalnya lebih optimal. Tidak harus melalui PMN dan APBN," kata dia.

Tiko juga menjelaskan dengan adanya BUMN jasa keuangan tidak akan mengubah struktur perseroan, yang terjadi hanya aksi korporasi berupa penyertaan saham pemerintah. 

"Basically Danareksa di atas kan. Jadi nanti kan saham pemerintah jadi penyertaan," terang dia. 

Baca Juga: Sebelum Beli Saham Freeport, Begini Perkembangan Holding BUMN Tambang

Sekadar informasi, holding jasa keuangan ini akan terdiri dari bank BUMN seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI). Selain itu, anggotanya juga meliputi Pegadaian, Permodalan Nasional Madani dan Jalin Pembayaran Nusantara. Sedangkan, PT Danareksa akan bertindak sebagai induk holding.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini