nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masuki Era Digital, Hary Tanoe: Aplikasi Bisa Menciptakan Efisiensi

Prabowo, Jurnalis · Kamis 26 Oktober 2017 22:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 26 320 1803203 masuki-era-digital-hary-tanoe-aplikasi-bisa-menciptakan-efisiensi-m2wvbH6NzK.jpg Foto: Prabowo

MAGELANG - Chairman Group Hary Tanoesoedibjo meminta masyarakat untuk lebih cermat dalam memahami era digital saat ini. Menurutnya, digital ada dua konsul, yakni network dan aplikasi. 

"Kalau network, pasti mahal karena seperti membangun infrastruktur," katanya dalam diskusi Indonesia Leader Forum Economic Preview 2018 di Plataran Heritage Hotel Borobudur, Magelang, Kamis (26/10/2017).

Selama ini, infrastruktur lebih pada pembangunan fisik baik di darat, laut, dan udara. Padahal, infrastruktur itu bukan hanya pembangunan jalan Tol atau airport, tepati supaya komunikasi yang lebih baik. 

Baca Juga: Hary Tanoe Optimistis Tahun Depan Daya Beli Masyarakat Membaik

Apalagi, kata dia, sekarang ini pemerintah gencar membangun infrastruktur fisik di berbagai wilayah pedesaan atau pinggiran. Tujuan penembangan infrastruktur itu membantu masyarakat untuk lebih menggairahkan berbagai sektor, seperti ekonomi dam kesejahteraan rakyat.

Yang perlu dilihat, pembangunan fisik itu harus dibarengi dengan peningkatan Sumber Daya Manusianya, baik yang hidup di pedesaan atau tempat-tempat terpencil. Jika tidak dipersiapkan, mereka hanya menjadi penonton di era digital saat ini.

"Kalau aplikasi, harus hati-hati. Indonesia belum siap dengan aplikasi itu, karena akan mengurangi jumlah tenaga kerja," jelasnya. 

Baca Juga: Tips Hary Tanoe untuk Pengusaha Muda: Bangun dan Cari Modal

Padahal, angka pencari kerja di negeri ini cukup banyak. Hampir setiap saat selalu bertambah, angka pencari kerja tersebut. Tak heran, ia melihat digital aplikasi belum siap diterapkan.

"Aplikasi ini akan menciptakan efisiensi yang tadinya dikerjakan 10 orang bisa menjadi 1 orang saja. Berapa pekerjaan yang off," jelasnya.

Ia menyampaikan, infrastruktur digital sudah masuk meski harus terus dibenahi. Ia melihat kekurangan infrastruktur digital saat lebih pada siapa yang canggih akan menjadi pemenang. 

Baca Juga: Cerita Hary Tanoe: Keliling Dunia Cari Modal Dirikan MNC Group

Indonesia, kata dia, nomor empat dari jumlah penduduk. Dengan jumlah penduduk yang banyak ini menjadikan market begitu besar, sehingga pengusaha dan tenaga kerja juga besar.

"Tapi secara kesejahteraan secara per kapita kita nomor 115. Salah satu penyebabnya kesenjangan sosial," jelasnya. 

Lalu, bagaimana perkiraan ekonomi di tahun 2018, HT melihat harus ada perubahan drastis. Tahun 2018 nanti, akan ada 171 provinsi kabupaten kota menggelar pilkada. Artinya mencari calon pemimpin lima tahunan.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini