nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Faktor Ini Dapat Menghambat Wanita untuk Sukses, Sibuk Kejar Untung!

Agregasi Minggu 05 November 2017 22:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 02 320 1807434 faktor-ini-dapat-menghambat-wanita-untuk-sukses-sibuk-kejar-untung-LEL2wm3hze.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Bekerja dan berbisnis saat ini bukan hanya tanggung jawab pria. Wanita juga bisa menjalankan karier sekaligus berbisnis. Ada wanita yang berhasil sukses menjalankan karier bisnisnya, tapi tetap saja rentan mengalami kegagalan dalam bisnis. Hal ini bisa terjadi karena wanita memiliki karakter yang selalu mengedepankan perasaannya dibanding logikanya. Karena hal itu, wanita bisa salah dalam mengambil keputusan.

Dalam menjalankan bisnis, terkadang logika benar-benar harus digunakan untuk memecahkan masalah. Saat bisnis telah semakin berkembang, tantangan yang semakin sulit akan dihadapi para pebisnis. Sebaiknya, para wanita yang berkarier atau berbisnis atau keduanya mengetahui ini dan ikut mencari cara agar bisa mempertahankan bisnisnya saat sedang bermasalah. Jika selalu menggunakan empatinya, hal yang akan dilakukan memerlukan banyak waktu. Sementara dalam berbisnis, pebisnis harus bergerak cepat. Berikut ini faktor-faktor yang harus diperhatikan wanita agar sukses dalam karier dan bisnis.

1. Begitu Cepat Naik atau Turunkan Harga

Wanita dalam menjalankan bisnisnya cenderung begitu cepat menetapkan harga sesuai naik turunnya permintaan. Dalam bisnis, menentukan harga seharusnya diperhitungkan secara detail. Mulai dari pembelian bahan baku, proses produksi, hingga keberadaan karyawan dalam bisnis. Jika menetapkan harga sesuai dengan naik turunnya permintaan pasar, strategi ini kurang tepat. Hal ini berhubungan dengan konsumen langsung. Jika saat biaya produksi menurun, tetapi harga tetap naik, konsumen tidak akan berminat lagi terhadap bisnis Anda.

2. Sibuk Kejar Untung

Berbisnis memang untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Namun, bukan berarti kesibukan hanya melulu kejar keuntungan. Jika wanita perbisnis melakukan ini, bisnis yang berjalan tidak bisa bertahan lama. Ada banyak hal yang harus dipikirkan dalam bisnis selain cuma keuntungan. Wanita karier atau pebisnis seharusnya juga membangun simbiosis mutualisme dengan beberapa pihak yang berhubungan dalam bisnisnya. Dengan begitu, semuanya akan sama-sama untung dan bisnis bisa bertahan lama.

3. Sulit Mengontrol Emosi

Saat wanita menjalankan bisnisnya berdasarkan mood, akan rentan bagi bisnis tersebut mengalami kegagalan. Pasalnya, dalam memimpin bisnis atau perusahaan, wanita ini harus bisa mengambil sikap dan mengambil keputusan secara bijak. Jika masih belum bisa mengontrol emosi, hal tersebut akan sulit dilakukan. Cobalah untuk berlatih mengontrol emosi terlebih dulu sebelum memulai untuk berbisnis.

4. Meniru Apa yang Pesaing Lakukan

Dalam menjalankan bisnis, Anda boleh-boleh saja meniru bisnis yang sudah ada. Namun, tidak hanya sekadar meniru, Anda juga harus memodifikasi. Mungkin saat seorang wanita ingin memulai bisnisnya, ia tertarik karena strategi pesaing yang ternyata berhasil menjalankan bisnisnya. Akhirnya, ia meniru strategi tersebut. Sebaiknya, jangan meniru dengan cara yang sama. Lakukan sedikit kreativitas dengan memperbaiki strategi yang telah ada. Dengan begitu, bisnis Anda akan tampak lebih unik.

5. Kurang Konsisten dalam Berinovasi

Ketika memutuskan untuk berbisnis, mungkin para wanita akan sangat bersemangat untuk menjalankaNnya. Mereka juga bersemangat dalam melakukan inovasi dalam bisnisnya. Setelah bisnis berjalan cukup lama dan hasilnya kurang maksimal, mood bisnis mulai menurun. Hal ini bisa terjadi karena apa yang dilakukan di awal terlalu berlebihan. Melakukan inovasi dalam bisnis memang diharuskan. Tapi, harus disesuaikan dengan keadaan pasar juga. Tidak usah memaksakan inovasi yang ternyata kurang diminati pasar.

Jadikan Kelemahan Sebagai Pelajaran agar ke depannya Bisnis Bisa Berjalan dengan Baik

Mengetahui beberapa kelemahan yang ternyata dimiliki wanita bukan berarti tidak mampu untuk menjalankan bisnis dengan maksimal. Jadikan kelemahan tersebut sebagai pelajaran agar Anda terus semangat menuju kesuksesan. Tampilah dengan lebih percaya diri.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini