Image

Masuki Tahun Politik, OJK: Bisa Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 10 November 2017 17:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 10 20 1811986 masuki-tahun-politik-ojk-bisa-ciptakan-banyak-lapangan-kerja-9dRa7ElFu8.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Dua tahun ke depan, Indonesia akan memasuki tahun politik. Karena pada tahun 2018 akan berlangsung Pilkada serentak di sejumlah daerah, sementara pada tahun 2019 nanti Indonesia akan melangsungkan Pemilihan Presiden.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya tahun politik pada dua tahun mendatang. Karena menurutnya tahun politik bisa dijadikan ajang sebagai penciptaan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

 Baca juga: Ekonomi 2018 Akan Lebih Baik, Bos OJK: Likuiditas dan Modal Perbankan Kuat!

“Untuk itu dan kondisi kita di tahun 2018-2019 ini adalah bagaimana situasi Pilkada itu bisa memberikan opportuniti bagi masyarakat bisa bekerja lebih banyak," ujarnya saat ditemui di Kantor OJK, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Wimboh mencontohkan, dengan adanya tahun politik masyarakat bisa membuat baju untuk partai atau calon-calon tertentu. Jika semakin banyak yang dipesan, maka sudah dipastikan jika pendapatan masyarakat akan bertambah.

 Baca juga: Ingin Dongkrak Daya Beli, Sri Mulyani Pertimbangkan Turunkan Nilai PPN

"Misalnya nyetak-nyetak kaos lebih banyak, spending lebih banyak sehingga justru muter. Dan kita sudah bertahun-tahun mengalami Pilkada tidak ada masalah," jelasnya.

Dengan begitu lanjut Wimboh, kondisi politik bisa menunjang peningkatan ekonomi dalam dua tahun mendatang. Dan itu juga bisa meningkatkan likuiditas dan permodalan perbankan yang setiap tahunya.

 Baca juga: Ekonomi Dunia Tumbuh 3,6%, Faisal Basri: Tahun Depan Lebih Baik Lagi

"Ini yang mendorong bahwa kita akan lebih baik di tahun 2018. Kondisi dalam negeri semuanya bagus. Likuiditas saat ini juga cukup kuat, permodalan perbankan kuat 23% cenderung meningkat terus setiap tahun," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini