Punya Saham Setara Emas 85 Gram, Investor Wajib Zakat 2,5%

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 13 November 2017 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 13 278 1813106 punya-saham-setara-emas-85-gram-investor-wajib-zakat-2-5-q3OIhPCs6r.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Sebagai bentuk dari kekayaan atau aset, maka saham juga harus dizakati. Perhitungan zakat saham masuk dalam kategori zakat mal, atau zakat harta yang wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5% tiap datang bulan zakat.

Sekretaris Bidang Pasar Modal Badan Pelaksana Harian (BPH) Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Ah. Azharuddin Lathif, menjelaskan apabila seorang investor memiliki saham yang telah mencapai nisabnya, atau setara dengan 85 gram emas yaitu sekira Rp47 juta hingga Rp70 juta, maka hukumnya wajib mengeluarkan zakat.

"Kalau harta kekayaan ini sama dengan mal, jadi kalau kita sudah memiliki harta kekayaan termasuk saham di dalamnya senilai emas 85 gram mungkin sekarang Rp47 juta hingga Rp50 juta kalau harga emas Rp500 ribu sekian. Itu wajib di zakati," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Baca Juga: Saatnya Investasi Sambil Sedekah Lewat Zakat Saham di Pasar Modal

Azharuddin melanjutkan, sedekah dan zakat yang dikeluarkan oleh para pemilik saham tersebut akan disalurkan kepada mustahik atau pihak yang membutuhkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama dengan PT Henan Putihrai Sekuritas (HP Sekuritas).

Untuk saham yang masuk dalam kategori Jakarta Islamic Index (JII) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) akan disalurkan dalam bentuk zakat atas dividen dan capital gain melalui Program Zakat Community Development (ZCD).

Sedangkan, saham yang masuk dalam kategori Indeks Harga Saham Indoensia (IHSG) dapat disalurkan untuk pembangunan infrastruktur.

Penyaluran tersebut, dilakukan jika tiba bulan zakat, yaitu setiap bulan Ramadan. "Ditetapkan tahun zakat itu bulan ramadhan maka setiap bulan ramadhan kekayaan di total termasuk di dalamnya berupa saham nanti kemudian dikeluarkan zakatnya sebesar apa? Sebesar 2,5%. Itu kalau zakatnya kekayaan, jadi tidak hanya saham tapi kekayaan yang lain," terangnya.

Baca Juga: Wacana Syariah Stock Exchange, Dirut BEI: Konsepnya Harus Saling Melengkapi

Sementara itu, Komisioner Baznas Emmy Hamidiyah menyatakan penyeluran zakat saham dapat berupa saham maupun dana.

"Selama ini pemilik saham enggak terlalu aware kalau ini objek zakat. Maka kami sosialisasikan ini dengan HP Sekuritas. Jadi dengan adanya ini kesadaran masyarakat tetep mau mengeluarkan zakat," kata dia.

Sekadar informasi, untuk mengakomodasi keperluan zakat saham investor, maka Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama dengan PT Henan Putihrai Sekuritas (HP Sekuritas) meluncurkan Program Shadaqah dan Zakat Saham Nasabah (Sazadah).

Program Sazadah, merupakan pengembangan dari program Berinvestasi Sambil Sedekah (Berkah) yang tahun lalu diluncurkan, juga sebagai hasil kerjasama HP Sekuritas dengan Baznas

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini