Image

Wall Street Dibuka Melemah, Lagi-Lagi karena Masalah UU Pajak

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 13 November 2017, 21:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 13 278 1813447 wall-street-dibuka-melemah-lagi-lagi-karena-masalah-uu-pajak-UERNU8c9tv.jpg Ilustrasi Wall Street. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat (AS) dibuka sedikit lebih rendah karena ketidakpastian mengenai masa depan rencana reformasi pajak Presiden Donald Trump. Pasalnya, senat di Amerika telah meluncurkan sebuah rencana pajak baru yang berbeda dengan versi Dewan Perwakilan Rakyat dan hanya ada beberapa tanda kompromi.

Padahal, harapan akan pajak yang lebih rendah, salah satu janji utama Trump, telah membantu indeks S&P 500 naik 20% sejak pemilihan presiden 2016.

Indeks Dow Jones turun 50 poin atau 0,21% dengan 23.218 saham berpindah tangan, indeks S&P 500 turun 4 poin atau 0,16% dengan 140.616 saham diperdagangkan dan indeks Nasdaq 100 turun 7,75 poin atau 0,12% dengan 26.385 saham diperdagangkan.

Saham General Electric (GE.N) melonjak 2,2% setelah konglomerat industri tersebut mengatakan akan mengurangi separuh dividen kuartalannya, sebuah langkah yang diharapkan dapat menghemat sekira USD4 miliar setiap tahunnya. Chief Executive John Flannery diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah restrukturisasi di kemudian hari.

Inedks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mengakhiri minggu ini lebih rendah untuk pertama kalinya dalam sembilan minggu.

Di sisi lain, Presiden The Federal Reserve Philadelphia Patrick Harker mengatakan, dia memperkirakan kenaikan suku bunga akan terjadi bulan depan. Meskipun bank sentral harus berhati-hati terhadap inflasi yang masih rendah.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini