Image

Wall Street Menguat Menanti Pengesahan Reformasi Pajak

ant, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 07:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 14 278 1813579 wall-street-menguat-menanti-pengesahan-reformasi-pajak-ZjpK9GBfUj.jpg Ilustrasi: Reuters

NEW YORK - Bursa saham Wall Street berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), di tengah spekulasi pasar mengenai waktu pelaksanaan reformasi pajak oleh pemerintahan Trump.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 17,49 poin atau 0,07% menjadi ditutup di 23.439,70 poin. Indeks S&P 500 bertambah 2,54 poin atau 0,10% menjadi ditutup di 2.584,84 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 6,66 poin atau 0,10% menjadi 6.757,60 poin.

Pasar saham AS telah reli ke rekor tertinggi di tengah harapan baru bahwa Kongres AS, bersama dengan pemerintah Trump, akan dapat bergerak maju dengan reformasi pajak pada 2017.

Namun, muncul peningkatan kekhawatiran setelah Senat Republik pada Kamis (9/11) meluncurkan sebuah rencana untuk merombak kode pajak AS yang mengandung perbedaan penting dari rencana pajak Partai Republik di DPR.

RUU Senat akan menunda pemotongan tarif pajak perusahaan dari 35% menjadi 20% sampai 2019, memperlemah harapan para investor untuk rencana pajak baru sebelum akhir tahun ini.

Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS awal bulan ini mengumumkan RUU yang telah lama dinanti untuk merombak kode pajak AS dalam beberapa dasawarsa, dengan mengurangi secara signifikan pajak penghasilan individual dan perusahaan.

Mereka akan mengurangi jumlah bracket pajak pendapatan pribadi dari tujuh menjadi empat, sekaligus mempertahankan tingkat pajak penghasilan individual tertinggi sebesar 39,6%. Partai Republik di DPR juga akan memotong tarif pajak penghasilan badan menjadi 20% dari 35%.

Dalam berita perusahaan, perusahaan e-commerce China JD.com melaporkan pendapatan kuartalan sebesar USD12,58 miliar, lebih tinggi dari pada konsensus pasar dan naik 39% dari tahun lalu.

Peritel daring tersebut juga melaporkan laba disesuaikan 23 sen, mengalahkan ekspektasi pasar. Saham JD melonjak 3,45%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini