Image

Pembangunan Dikebut, Bandara Kertajati Ditargetkan Beroperasi April 2018

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 09:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 14 320 1813626 pembangunan-dikebut-bandara-kertajati-ditargetkan-beroperasi-april-2018-oGpOXguQao.jpg Foto: Bandara Kertajati (Okezone)

MAJALENGKA - PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka memastikan kesiapannya untuk beroperasi pada April 2018 mendatang. Pasalnya progres pembangunan yang sudah dicapai secara keseluruhan yakni 67,5% per 5 November 2017.

Direktur Utama PT BIJB, Virda Dimas Ekaputra memaparkan dari tiga paket yang dikerjakan para kontraktor untuk bagian sisi darat, seluruhnya sudah berjalan sesuai rencana. Bahkan paket satu yang meliputi pembangunan infrastruktur oleh PT Adhi Karya Tbk sudah mendekati sempurna atau 98,7%.

Paket satu ini sendiri meliputi pengerjaan infrastruktur bandara ini yakni, jalan, drainase, lansekap parkir dan ramp simpang susun.

"Untuk area ramp simpang susun ini pengerjaannya sudah mencapai 100%. Sisa pengerjaan paket satu akan rampung akhir November ini," ungkapnya, Selasa (14/11/2017).

Baca Juga: Lewat Bandara Kertajati, Masyarakat Jawa Barat Diminta Tangkap Peluang

Selanjutnya, kata dia, paket dua meliputi pembangunan gedung terminal penumpang yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Wika) dan PT Pembangunan Perumahan (PP) capaian pekerjaannya sudah mencapai 53,8%. Lingkup yang dikerjakan pengembang yakni berupa interior, atap utama, eletrikal and plumbing, atap boarding lounge, bird eye view dan arsitektur kom ACP.

Beberapa fasilitas interior terminal tiga lantai juga sudah cukup menggemberikan. Berdasarkan fakta di lapangan area lantai satu secara fisik sudah 95%. Area tersebut lebih cepat selesai karena dibangun secara pararel dan tidak terpengaruh cuaca. Fasilitas yang akan diberi PT BIJB diarea terminal komersial yakni aircraft simulator, airport miniatur, toruism galery, quite room, VIP lounge.

"Untuk umrah dan haji loungejuga sudah disiapkan dengan luasan sampai 1.300 meter persegi," tuturnya.

Baca Juga: Pembangunan Lancar, Bandara Kertajati Dilengkapi Educational Airport

Kemudian, lanjutnya, area terminal saat ini tengah fokus pada pemasangan atap yang berada di lantai tiga. Atap dengan bentangan 96 meter cukup menantang karena bentuk yang menyerupai ekor burung merak sebagai ikon bandara. Struktur atap terminal utama penumpang menggunakan sisten mega span dengan penutup membran.

"Elemen yang bersifat elastis ini diambil dari akar dan nilai budaya Jawa Barat," ucapnya.

Menurutnya, adapun untuk paket tiga meliputi pembangunan gedung operasional yang dikerjakan PT Waskita Karya sudah hampir mendekati sempurna dengan 90,8%. PT Waskita diberi tanggung jawab untuk mengerjakan sarana penunjang operasional bandara berupa incenerator, meteorologi, ground water tank, jalan kawasan, sub station dan perangkat keamanan kebakaran bandara.

Untuk kesiapan fasilitas lain dari BIJB dimana progres penyedia dilakukan oleh multipihak tidak kalah menggembirakan. Sebut saja fasilitas bahan bakar pesawat untuk hydrant pit dari Pertamina sudah siap 100%. Selanjutnya pembangunan tower sebagai fasilitas navigasi penerbangan yang dioperasikan Airnav sudah mencapai 82%.

"Lainnya fasilitas dari BMKG sudah mencapai 99%, penyambung air sudah mencapai 95% dan penyambungan listrik mencapai 96%," jelasnya.

Virda menambahkan untuk kesiapan runway sarana paling penting untuk take of dan landing pesawat, yang nantinya akan dibentangkan sampai 3.500 meter oleh Kementrian Perhubungan saat ini progresnya sudah mencapai 90%. Dengan panjang runway tersebut mempertegas bahwa kehadiran BIJB bisa didarati pesawat berbadan lebar misalnya Boeing 747.

"Dengan seluruh kesiapan tersebut April ini kita optimis bisa soft launching sedangkan pertengahan kita bisa beroperasi,"ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini