Image

10 Produsen Minyak Terbesar Dunia, Rusia Salip Arab Saudi

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 07:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 14 320 1813762 10-produsen-minyak-terbesar-dunia-rusia-salip-arab-saudi-wKzTUaV2kV.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - OPEC dan Rusia telah meminta beberapa produsen minyak dunia, baik di dalam maupun di luar kartel, untuk membentuk konsensus dan kembali mendukung pasokan minyak sampai akhir tahun 2018.

OPEC secara luas diperkirakan akan menunda pengumuman mengenai perpanjangan pemotongan pada pertemuan yang membahas kebijakan berikutnya di bulan November. Demikian seperti dilansir CNBC.

Namun, harga minyak telah mengalami kenaikan di atas USD60 per barel dalam beberapa hari, seperti yang diharapkan berkat perpanjangan pemotongan yang dipimpin oleh OPEC di luar harga yang didukung pada bulan Maret.

Setidaknya ada 10 produsen yang memimpin produksi minyak di dunia, dengan usaha terus menerus berkeinginan untuk kembali menghapus overhang (ketergantungan) terhadap pasokan global.

Berikut 10 Produsen Minyak Terbesar Dunia

10. Norwegia

Norwegia memproduksi minyak 1,57 juta barel per hari pada bulan Agustus, turun dari 1,62 juta barel per hari pada bulan Juli, menurut data terakhir yang dipublikasikan di situs Inisiatif Data Organisasi Gabungan (JODI).

9. Angola

Angola, anggota OPEC dan produsen minyak terbesar kedua di Afrika, menghasilkan 1,68 juta barel per hari pada bulan Agustus. Itu merupakan bulan ketiga negara ini secara berturut-turut meningkatkan produksi minyaknya.

8. Meksiko

Meksiko memproduksi 1,94 juta barel per hari pada Agustus, selama tiga bulan berturut-turut negara ini telah menurunkan pasokan minyaknya. Menjelang rencana OPEC untuk memperpanjang pemotongan produksi sampai akhir 2018, wakil menteri energi Meksiko mengatakan bahwa ia belum diajak berkonsultasi oleh kartel tersebut.

Beberapa produsen non-OPEC, termasuk Meksiko, mendukung organisasi tersebut untuk mencoba dan menguras minyak mentah dunia tahun lalu.

7. Nigeria

Nigeria meproduksi sekitar 1,99 barel per hari pada bulan Agustus, menurut perkiraan JODI. Produsen terbesar Afrika mengatakan akan mempertimbangkan batas produksi setelah output stabil di atas level.

OPEC memberi Nigeria dan Libya pembebasan karena konflik internal yang menyebabkan penurunan produksi yang besar di kedua negara tersebut pada tahun lalu.

6. Venezuela

Venezuela memproduksi minyak 2,1 juta barel per hari pada bulan Agustus, sedikit lebih rendah dari jumlah yang dihasilkan pada bulan lalu.

Pada awal Oktober, Menteri Perminyakan Venezuela Eulogio del Pino mengatakan bahwa koalisi OPEC dan non-OPEC akan berusaha merekrut lebih dari 16 negara penghasil minyak untuk mencoba dan mendukung upaya penyeimbangan kembali.

Kesepakatan saat ini, yang berlangsung sampai Maret, OPEC dan 10 negara non-OPEC lainnya berjanji untuk terus mempertahankan 1,8 juta barel per hari di luar pasar.

5. Kanada

Kanada menghasilkan 3,12 juta barel per hari pada bulan Agustus, menurut data yang diterbitkan oleh JODI, menurun sedikit dari bulan sebelumnya.

4. Irak

Irak, produsen terbesar kedua OPEC, memproduksi 4,38 juta barel per hari pada bulan Agustus, turun dari 4,4 juta barel per hari pada bulan Juli. Baghdad belum menurunkan produksinya ke tingkat yang disepakati pada musim dingin lalu.

3. Amerika Serikat

Amerika Serika memproduksi 9,34 juta barel per hari pada bulan Agustus, kenaikan yang tejadi pada bulan ketiga secara berturut-turut, menurut data yang diterbitkan oleh JODI.

Sekretaris Jenderal OPEC Mohammed Barkindo meminta produsen minyak serpih AS. untuk membantu mendukung rencana pembatasan pasokan minyak global pada awal Oktober, memperingatkan bahwa langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya mungkin akan diperlukan untuk menyeimbangkan pasar minyak.

Pengebor shale Amerika Utara telah membantu menaikkan produksi hampir 10 persen di AS tahun ini, menurut Reuters, terlepas dari OPEC dan beberapa produsen lainnya, termasuk Rusia, mengurangi pasokan dalam upaya menopang harga.

2. Arab Saudi

Petinggi OPEC Arab Saudi memproduksi 9,95 juta barel per hari pada bulan Agustus, terpuruk di bawah angka 10 m/bd untuk pertama kalinya sejak bulan Mei.

Produsen terbesar kartel telah memberikan potongan terbesar sejak OPEC menerapkan kontrak tersebut pada bulan Januari.

1. Rusia

Rusia menyalip Arab Saudi sebagai produsen minyak mentah terbesar di dunia pada bulan Desember 2016. Produsen non-OPEC ini memproduksi sebanyak 10,34 juta barel per hari pada bulan Agustus, terjadi penurunan yang tidak terlalu tinggi dari bulan sebelumnya.

OPEC telah bermitra dengan eksportir minyak utama lainnya, terutama Rusia, untuk menjaga pasokan sebanyak 1,8 juta barel per hari di pasar sampai bulan Maret. Tujuannya untuk menyusutkan stok minyak mentah global dan menguras minyak yang telah membebani harga selama tiga tahun terakhir.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini