Image

Dari Rugi, PTPN III Kantongi Laba Rp921 Miliar

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 15:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 14 320 1813812 dari-rugi-ptpn-iii-kantongi-laba-rp921-miliar-YNAPswFP9v.jpg RUPS PTPN. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Holding Perkebunan Nusantara, PTPN III (Persero) sukses mencatatkan laba bersih konsolidasi pada Oktober 2017 sebesar Rp921 miliar. Angka tersebut tumbuh secara signifikan sebesar 214% dibandingkan periode yang sama pada 2016 yang masih rugi Rp806 miliar.

Direktur Utama PTPN III Holding Perkebunan Nusantara Dasuki Amsir menjelaskan, peningkatan kinerja tersebut ditopang dari sejumlah faktor seperti perubahan budaya kerja, peningkatan penjualan, produktivitas tanaman, efisiensi untuk menekan harga pokok, serta kenaikan harga komoditas.

“Perbaikan kinerja didukung adanya perubahan budaya kerja dan efisiensi dalam operasional baik di on farm ataupun off farm,” ujarnya di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Dasuki menambahkan, perolehan laba juga ditopang oleh kenaikan penjualan menjadi sebesar Rp28,2 triliun atau tumbuh 4,89% dibanding periode yang sama pada 2016 sebesar Rp26,9 triliun. Penjualan tetap meningkat di tengah kenaikan harga komoditas.

Kenaikan penjualan tersebut, lanjut Dasuki, didorong oleh peningkatan produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) kebun sendiri sebesar 12,06%, Crude Palm Oil (CPO) kebun sendiri sebesar 8,5%, dan Kernel kebun sendiri sebesar 3,57% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Dasuki menambahkan, dari sisi perbaikan operasional manajemen juga mampu mencatatkan net operating cash flow senilai Rp1,6 triliun atau meningkat sebesar 31,84% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016 sebesar Rp1,2 triliun.

Sementara itu, margin pendapatan sebelum pajak, bunga, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perusahaan yang menjadi faktor fundamental kinerja keuangan semakin membaik dan sehat. “Per Oktober 2017, EBITDA Perseroan meningkat 15,55% menjadi sebesar Rp6,2 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp5,4 triliun,” jelas dia.

Dasuki melanjutkan peningkatan kinerja ini menunjukkan bahwa upaya efisiensi perusahaan sudah berjalan sesuai jalur. Perusahaan telah melakukan efisiensi di semua lini. "Misalnya, melalui e-procurement sampai dengan Oktober 2017 perusahaaan telah berhasil melakukan efisiensi sebesar 6,42%," kata dia.

Program restrukturisasi Keuangan juga telah menumbuhkan kinerja keuangan di semua PTPN. Beberapa PTPN yang tadinya mengalami kerugian, tambah dia, kini mengalami perbaikan kinerja keuangan dengan menurunnya tingkat kerugian dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Misalnya, PTPN I yang semula rugi Rp105 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp45 miliar di tahun 2017.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini