Image

Jika Ditolak Masyarakat, Penyerderhanaan Golongan Listrik Bisa Batal?

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 15:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 14 320 1813856 jika-ditolak-masyarakat-penyerderhanaan-golongan-listrik-bisa-batal-7rHQTGW0cP.jpg Ilustrasi Listrik. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN tengah menggodok penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi. Namun, sebelumnya, pemerintah akan terlebih dulu mendengarkan pendapat masyarakat dalam pengambilan keputusan, termasuk dalam membuat kategori golongan pelanggan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan bahwa hasil dari proses audiensi tersebut akan melandasi pemerintah dalam mengambil keputusan nantinya. Dengan demikian, kebijakan baru terkait penyederhaan golongan pelanggan listrik akan merepresentasikan suara dari masyarakat.

"Jadi akan ada focus group discussion, ada public hearing secara terbuka ke publik untuk memastikan kebijakan yang didorong oleh publik disetujui kita akan laksanakan," ujarnya di Kantor Kemnterian ESDM, Selasa (14/11/2017).

Baca Juga: Bos PLN Sebut 70% Masyarakat Ingin Daya Listriknya Ditambah!

Nantinya, Kementerian ESDM akan mengajak serta perwakilan masyarakat, misalnya Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), asosiasi serta perwakilan masyarakat lainnya. Kementerian ESDM akan mengajak serta pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Kita akan lakukan poling juga, nanti PLN bersama-sama akan lalukan itu. Kalau masyarakat ini tidak setuju, tentunya kebijakan ini juga tidak perlu dijalankan. Tapi di luar itu kami kan juga akan menjelaskan apa manfaatnya untuk masyarakat," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Dadan menyatakan bahwa Kementerian ESDM akan menjelaskan latar belakang daripada rencana penyederhaan golongan pelanggan listrik, yaitu untuk meningkatkan produktifitas masyarakat, terutama sektor UKM. Sekaligus menekankan tidak ada kenaikan tarif listrik meskipun kapasitasnya meningkat.

"Artinya adalah keleluasaan masyarakat untuk menggunakan listrik secara cukup. Kan sering mendengar listrik itu sering jeglek (turun), UKM juga bisa didorong untuk tumbuh dengan listrik yang cukup, dan harganya tidak berubah," kata dia.

Baca Juga: Biaya Tak Besar, Golongan Listrik 4.400 Va hingga 13.000 Va Berlaku 2018

Apabila nantinya masih ada penolakan dari masyarakat terkait kebijakan baru tersebut, maka, Dadan mengatakan pihak Kementerian ESDM akan mengkaji ulang. Namun, dia meyakini apabila masyarakat sudah memahami esensi daripada penyederhaan tersebut, maka masyarakat dapat menerima dan mendukung keputusan pemerintah.

Sekadar informasi, penyederhanaan tidak berlaku bagi pelanggan rumah tangga penerima subsidi, seperti golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangga yang disubsidi oleh pemerintah. Penyederhanaan hanya berlaku bagi pelanggan dengan golongan 900 VA tanpa subsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA.

https://economy.okezone.com/read/2017/11/13/320/1813419/bos-pln-70-masyarakat-ingin-daya-listriknya-ditambah

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini