Image

Soal Penyederhanaan Golongan Listrik, Kementerian ESDM: Kalau Masyarakat Tidak Setuju, Kebijakan Ini Tidak Perlu Dijalankan

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 18:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 14 320 1813964 soal-penyederhanaan-golongan-listrik-kementerian-esdm-kalau-masyarakat-tidak-setuju-kebijakan-ini-tidak-perlu-dijalankan-RDmdc6ohK0.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) sedang menggodok penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi. Namun, pemerintah akan terlebih dulu mendengarkan pendapat masyarakat dalam pengambilan keputusan, termasuk dalam membuat kategori golongan pelanggan. Kementerian ESDM akan mengadakan polling sebelum menentukan penyederhaan golongan listrik.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, mengatakan bahwa hasil dari proses audiensi tersebut akan melandasi pemerintah dalam mengambil keputusan nantinya. Dengan demikian, kebijakan baru terkait penyederhaan golongan pelanggan listrik akan merepresentasikan suara dari masyarakat.

"Jadi akan ada focus group discussion, ada public hearing secara terbuka ke publik untuk memastikan kebijakan yang didorong oleh publik disetujui kita akan laksanakan," ujarnya di Kantor Kemnterian ESDM, Selasa (14/11/2017).

Nantinya, lanjut Deden, Kementerian ESDM akan mengajak serta perwakilan masyarakat, misalnya Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), asosiasi serta perwakilan masyarakat lainnya. dalam hal ini, lanjut Deden, Kementerian ESDM akan mengajak serta pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Kita akan lakukan polling juga, nanti PLN bersama-sama akan lalukan itu. Kalau masyarakat ini tidak setuju, tentunya kebijakan ini juga tidak perlu dijalankan. Tapi di luar itu kami kan juga akan menjelaskan apa manfaatnya untuk masyarakat," kata dia.

Baca juga: Penyederhanaan Golongan Listrik Tidak Mungkin Dilakukan dalam Sebulan!

Dalam kesempatan tersebut, Deden menyatakan bahwa Kementerian ESDM akan menjelaskan latar belakang daripada rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik, yaitu untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, terutama sektor UKM. Sekaligus menekankan tidak ada kenaikan tarif listrik meskipun kapasitasnya meningkat.

"Artinya adalah keleluasaan masyarakat untuk menggunakan listrik secara cukup. Kan sering mendengar listrik itu sering jeglek (turun), UKM juga bisa didorong untuk tumbuh dengan listrik yang cukup, dan harganya tidak berubah," kata dia.

Sekadar informasi, penyederhanaan hanya berlaku bagi pelanggan dengan golongan 900 Va tanpa subsidi, 1.300 Va, 2.200 Va, dan 3.300 Va.

Untuk golongan 900 Va tanpa subsidi, akan didorong untuk meningkatkan daya menjadi 1.300 Va. Sedangkan, untuk golongan 1.300 Va, 2.200 Va, 3.300 Va, dan 4.400 Va akan dinaikkan menjadi golongan 5.500 Va.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini