Image

Soal Penyederhanaan Golongan Listrik, Menteri Jonan: Kalau Enggak Mau Tak Apa-Apa

Trio Hamdani, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 20:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 14 320 1814046 soal-penyederhanaan-golongan-listrik-menteri-jonan-kalau-enggak-mau-tak-apa-apa-rQ2QTsZZGf.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN tengah menggodok penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi.

Menteri ESDM Ignasius Jonan memastikan bahwa tidak ada paksaan bagi rumah tangga yang menjadi pelanggan untuk mengupgrade daya listrik dalam rangka penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik.

 Baca juga: Sederhanakan Golongan Pelanggan Listrik, Menteri Jonan: Kita Akan Lakukan Survei Online

"Enggak juga. Kalau enggak mau enggak apa-apa kok," kata Jonan di kantornya, Selasa (14/11/2017).

Adapun tujuan dari dikajinya kebijakan tersebut, kata Jonan, salah satunya dilatarbelakangi oleh pasokan listrik yang terus bertambah dari waktu ke waktu meskipun saat ini kenaikannya belum seberapa.

 Baca juga: Penyederhanaan Golongan Listrik Tidak Mungkin Dilakukan dalam Sebulan!

"Kan jumlah kapasitas daya listrik naik terus. Sekarang sih naiknya belum seberapa, tapi nanti 2019-2020-2021-2025 paling kurang ada pertambahan sebesar 40 ribu MW (megawatt). Jadi dari 35 ribu MW program pemerintah sekarang tambah yang eks-FTP (Fast Track Program) I-II yang diselesaikan," terangnya.

Dengan kapasitas pasokan listrik yang terus bertambah, sementara penggunaannya tidak, Jonan mempertanyakan akan diserap ke mana saja ketersediaan pasokan listrik sebanyak itu. Sebab, tidak bisa bila hanya diperuntukkan sektor industri.

 Baca juga: Soal Penyederhanaan Golongan Listrik, Kementerian ESDM: Keputusan Belum Resmi

"Nah begini, 40 ribu MW ini listrik ini mau diberikan ke siapa saja? apakah hanya untuk industri atau perusahaan besar atau dunia usaha saja? kan bukan. Untuk masyarakat juga. Makanya ini kita naikan dayanya. Supaya masyarakat juga kalau mau menikmati listrik lebih banyak itu bisa," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini