Image

Berjaya Lawan Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp13.535/USD

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 08:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 15 278 1814283 berjaya-lawan-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp13-535-usd-qtca5p2xm2.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin menguat dan menjauhi level Rp13.600-an per USD pada perdagangan Rabu (15/11/2017) pagi.

Penguatan Rupiah ini tidak terlepas dari ketidakpastiaan reformasi pajak di Amerika Serikat (AS) yang membuat dolar AS melemah.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia menguat 16 poin atau 0,12% menjadi Rp13.535 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah, berada di kisaran Rp13.534-Rp13.549 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah menguat 16 poin atau 0,12% menjadi Rp13.534 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah bergerak dalam rentang Rp13.530 per USD hingga Rp13.550 per USD.

Sebelumnya, kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena ketidakpastian mengenai reformasi pajak yang diajukan dan kemampuan ekonomi untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Kekhawatiran bahwa pemotongan pajak perusahaan Amerika Serikat bisa ditunda hingga 2019 telah membuat greenback turun belakangan ini. Selain itu, para investor juga khawatir tentang kenaikan suku bunga, kata analis.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,72% menjadi 93,812 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1795 dari USD1,1668 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,3170 dari USD1,3116 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia menguat menjadi USD0,7635 dari sebelumnya di USD0,7625.

Dolar AS dibeli 113,38 yen Jepang, lebih rendah dari 113,62 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga melemah menjadi 0,9893 franc Swiss dari 0,9961 franc Swiss, dan mencapai 1,2731 dolar Kanada dari 1,2728 dolar Kanada di sesi sebelumnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini