Image

Bangun Tambang Emas, Kontrak Nusa Konstruksi Tembus USD190 Juta

Agregasi Rabu 15 November 2017, 15:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 15 278 1814502 konstruksi-tambang-emas-kontrak-nusa-konstruksi-tembus-usd190-juta-HBOhv1AMAm.jpg Ilustrasi Tambang. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) baru saja mendapat kontrak pembangunan konstruksi tambang emas dan tembaga di wilayah Tujuh Bukit atau Gunung Tumpang Pitu, Banyuwangi, Jawa Timur. Capaian itu menggenapi nilai proyek perseroan yang sudah digarap sebelumnya menjadi USD190 juta.

Meski begitu, dalam menggarap proyek anyar ini, DGIK tidak mengerjakannya seorang diri. Perseroan membentuk perusahaan patungan (Joint Venture) dengan perusahaan asal Australia, Macmahon Holding Limited untuk bersama-sama mengerjakan konstruksi di salah satu proyek tambang terbesar di Indonesia itu.

"Konstruksi awal tambang bawah tanah ini akan segera dimulai," kata Sekretaris Perusahaan DGIK, Djohan Halim di Jakarta.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, sebelumnya perseroan bersama Macmahon juga telah mengerjakan konstruksi tambang emas di Martabe, Sumatera Utara.

"Masuknya NKE dalam proyek konstruksi tambang akan melengkapi portofolio kami. Dengan kemampuan yang terus meningkat, kami optimis dapat menjangkau pasar-pasar baru di sektor kontruksi nasional," ujarnya.

Menurutnya, skema kerja sama Joint Venture atau pun Joint Operation merupakan salah satu strategi yang dikembangkan perseroan untuk meningkatkan value dan kontribusi Perseroan kepada para stakeholders-nya.

Selain dengan Macmahon, saat ini perseroan juga menjalin aliansi bisnis dengan perusahaan-perusahaan global untuk menggarap proyek-proyek konstruksi di berbagai wilayah di Indonesia. Di Jawa Tengah, perseroan bersama TOA Corporation membentuk Joint Operation (JO) dan bertindak sebagai kontraktor pembangunan PLTU Batang berkapasitas 2x1000 MW.

Djohan mengungkapkan, Perseroan juga menjalin kerja sama dengan Hyundai Engineering & Construction Co menggarap sejumlah apartemen, hotel, dan perkantoran. Saat ini yang sedang dalam proses konstruksi adalah pembangunan GCNM Apartemen dan proyek gedung The Element di Jakarta.

Perseroan menggandeng China Strait Construction and Development Co., Ltd untuk membangun Gedung Sudirman 7.8 di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Kontruksi proyek ini sudah mencapai 67%.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini