Image

Dapat Pinjaman Rp15,2 Triliun, Sri Mulyani: Suku Bunganya 0,1%

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 15:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 15 320 1814483 dapat-pinjaman-rp15-2-triliun-sri-mulyani-suku-bunganya-0-1-t7wCZ3MhIZ.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Japan International Coorporation Agency (JICA) melakukan penandatangan dua naskah perjanjian (loan agreement) senilai Rp15,2 triliun. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan, Chief Representatif JICA Indonesia Office Naoko Ando dengan disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri keuangan Sri Mulyani mengatakan, dari total pinjaman Rp15,2 triliun tersebut akan digunakan untuk pembangunan kelas International di Universitas Gajah Mada (UGM) demikian Rp 900 miliar. Dan untuk proyek pembangunan Pelabuhan Patimban fase pertama Rp14,3 triliun.

"Kami baru saja menyaksikan suatu penandatanganan perjanjian pinjaman untuk dua proyek yang berasal dari JICA," ujarnya dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Nantinya lanjut Sri Mulyani, mengatakan untuk pinjaman bagi UGM nantinya akan dibangun untuk 10 pusat pembelajaran. Dengan titik tekannya, adalah memberi fasilitas kepada masyarakat serta industri untuk pengembangan inovasi dan riset.

Baca juga: Pengembangan Pelabuhan Patimban hingga Kampus UGM, Jepang Kucuri Rp15,2 Triliun

"Untuk pinjamannya sendiri merupakan pinjaman yang tidak mengikat dengan JICA. Suku bunganya adalah sebesar JPY Libor +10 bps. Ini adalah pinjaman yang sangat lunak. Untuk masa pinjamannya tujuh tahun Grace period dan masa pengembalian 18 tahun," jelasnya

Sementara untuk pinjaman yang kedua yakni pelabuhan Patimban adalah untuk pembangunan fase pertama. Dimana untuk fase pertama, akan dibangun terminal baru, jembatan dan untuk backup area pelabuhan.

"Loan yang kita tandatangani adalah loan dengan suku bunga tetap sebesar 0,1% per tahun dengan Grace period 12 tahun dan keseluruhan pembayaran 28 tahun. Dengan demikian jangka waktu untuk mencicil 40 tahun dengan suku bunga yang sangat rendah," jelasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini