Image

Proyek Tol Palembang-Indralaya Seksi II Vakum hingga Februari 2017

ant, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 15:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 15 320 1814485 proyek-tol-palembang-indralaya-seksi-ii-vakum-hingga-februari-2017-Vv3fENTNdW.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

PALEMBANG - Pengerjaan Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) untuk Seksi 2 yakni ruas Pamulutan-KTM sejauh 4,9 kilometer saat ini sedang menjalani proses vakum.

Manajer Proyek Tol Palindra dari PT Hutama Karya Hasan Nurcahyo mengatakan, pengerjaan di Seksi 2 ini terus dikebut karena dari tiga seksi Tol Palindra tergolong yang paling lambat.

"Untuk Seksi 1 ruas Palembang-Pemulutan sudah rampung, tinggal lagi Seksi 2 yang baru 30% dan Seksi 3 sudah 70%. Proses vakum diperkirakan selesai pada Februari," kata Hasan di Palembang, Rabu (15/11/2017).

Baca juga: Dimulai 6 Bulan Lalu, Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Sudah 47%

Ia mengemukakan, pengerjaan Seksi 2 ini sejak awal memang terhambat karena persoalan pembebasan lahan. Malahan pekerja sempat tidak bisa bekerja karena ada pemblokiran jalan oleh warga. Namun, hal itu sudah diatasi setelah Tim Percepatan Pembangunan Sumsel turun tangan, sehingga proses pematangan lahan dapat dilanjutkan dengan proses vakum.

Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya Rizal Sucipto mengatakan teknologi ini sangat tepat untuk mengatasi tanah lunak berkedalaman 40 meter yang sangat membutuhkan penanganan khusus. Selain itu, teknologi vakum konsolidasi ini sangat sesuai dengan target proyek yang harus selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018.

Baca juga: Wah, Jokowi Tawarkan Proyek Tol Padang-Pekanbaru ke Jepang

"Dalam teknologi ini, hanya dibutuhkan 3-4 bulan untuk memvakum lahan rawa, dan jika mau pada bulan ketiga sudah bisa dilakukan penimbunan pada bagian atasnya," kata dia.

Hanya saja persoalan ketika pengerjaan harus bersentuhan dengan kabel SUTET, sehingga teknologi vakum harus berganti dengan teknologi control wave. Tol Palindra sejauh 22 km ini ditargetkan selesai pada Mei 2018.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini