Image

Kucurkan Rp15,2 Triliun, JICA: Semoga 2 Pelabuhan Patimban dan Gedung UGM Bisa Cepat Selesai

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 16:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 15 320 1814563 kucurkan-rp15-2-triliun-jica-semoga-2-pelabuhan-patimban-dan-gedung-ugm-bisa-cepat-selesai-PsgdkK0Q9U.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Japan International Coorporation Agency (JICA) mengucurkan pinjaman untuk dua proyek di Indonesia. Kedua proyek tersebut yakni Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat dan juga World Classical University di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Total pinjaman yang diberikan oleh JICA kepada pemerintah Indonesia yakni Rp15,2 triliun. Dengan rincian Rp14,3 triliun untuk pembangunan proyek Pelabuhan Patimban fase pertama dan Rp900 miliar untuk pembangunan kelas Internasional di UGM.

Senior Vice Presidential JICA Shinya Ejima berharap jika pinjaman yang dikucurkan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga pengerjaan untuk kedua proyek ini bisa berjalan dengan baik dan juga cepat.

"Saya sangat berharap dua proyek (World Classical UGM dan Patimban) ini bisa berjalan dengan baik serta selesai dengan cepat. Sehingga hasil kontribusinya bisa mempercepat hubungan baik antara Jepang dan Indonesia," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Baca juga: Raih Kucuran Dana dari JICA, Sri Mulyani Berharap Pelabuhan Patimban Bisa Soft Opening Maret 2019

Dirinya pun mengaku berterima kasih atas dukungan dari segala pihak. Sehingga hubungan baik kedua negara antara Jepang dan Indonesia bisa terus berlanjut.

"Kegiatan kami baru bisa dilaksanakan dengan hubungan Indonesia dan Jepang. Kita berdua merupakan negara demokrasi, hubungan kedua negara juga didukung oleh Perdana Menteri dan Presiden yang didukung oleh masyarakat. Terwujudnya kerjasama untuk proyek khususnya untuk Gadjah Mada dan Patimban terwujud karena ada dukungan dari masyarakat Jepang dan Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut Shinya mengaku ada beberapa proyek antara Indonesia dan Jepang yang sedang dirundingkan. Diharapkan dalam waktu proyek tersebut bisa segera terlaksana.

"Sebagaimana diketahui masih ada beberapa proyek yang dirundingkan mudah-mudahan saya bisa berkunjung ke Indonesia lagi untuk kegiatan serupa tanda tangannya," jelasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini