Image

15 BUMN Plus 1 Perusahaan China Teken Kerjasama, dari Sarinah hingga Bank Mandiri

Trio Hamdani, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 17:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 15 320 1814586 15-bumn-plus-1-perusahaan-china-teken-kerjasama-dari-sarinah-hingga-bank-mandiri-6LGW3kIaZp.jpg Foto: Trio/Okezone

JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) dan PT Pelindo IV (Persero) menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta untuk meningkatkan pelayanan publik.

Kerjasama tersebut berbentuk Penandatanganan Memorandum of Collaboration (MoC) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) terdiri dari 16 perusahaan meliputi BUMN dan pihak swasta di antaranya PT China Communication Construction Engineering Indonesia pada Rabu (15/11/2017).

Penandatanganan kerjasama antar dua belah pihak dilakukan oleh Direktur Utama Pelindo III IGN Askhara Danadiputra (Ari Askhara) dan Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung, disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Konstruksi Sarana dan Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta.

"Semangat sinergi jalan dan semangat ini bukan sekedar kerjasama tapi bagaimana membangun BUMN in corporated. Kita sesama BUMN kroyokan untuk pengembangan. Terutama di daerah sehingga ekonomi berkeadilan tetap jalan," kata Bambang, Rabu (15/11/2017).

Baca Juga: Waduh, Benarkah Penerimaan Pajak dari BUMN Turun?

Adapun, Pelindo III bersama anak usahanya menandatangani Perjanjian Kerjasama sebagai berikut:

1. Perjanjian Kerjasama dengan PT Barata Indonesia (Persero) tentang Penyediaan Peralatan Bongkar Muat Rubber Tyred Gantry Crane

2. Perjanjian Kerjasama dengan PT Sarinah (Persero) tentang Penyediaan Cinderamata dan Seragam

3. Perjanjian Kerjasama dengan PT PGN LNG Indonesia tentang Optimalisasi Bisnis, Pemanfaatan Fasilitas dan Pemanfaatan Gas Bumi

4. Perjanjian Kerjasama dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) tenang Suplai Gas di Kawasan Pariwisata Nusa Dua

5. Perjanjian Kerjasama dengan PT Djakarta Lloyd (Persero) tentang Optimalisasi dan Pendayagunaan Kapal Tunda

6. Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Rumah Sakit dengan PT Pertamina Bina Medika dan Kerjasama Pengembangan Bisnis di Bidang Properti

Sementara Pelindo IV, kata Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung, pihaknya melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman, Perjanjian dan Addendum dengan perusahaan mitra strategis, baik dari pihak BUMN, perusahaan swasta maupun asing.

Totalnya ada 8 perjanjian kerjasama dengan perusahaan mitra yang ditandatangani, antaranya sebagai berikut:

1. Perjanjian Kerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tentang Bank at Work dan Penerbitan Kartu Co-Branding Mandiri e-Money.

2. Perjanjian Kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tentang Pemberian Fasilitas Kredit Pemilikan Rumah pada Home Ownership Program Karyawan PT Pelindo IV (Persero) dan tentang Penerbitan Kartu Co-Branding Brizzi dengan Nama Brizzi e-Port.

3. Perjanjian Kerjasama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tentang Penyaluran Fasilitas Kredit Konsumer untuk Karyawan PT Pelindo IV (Persero) dan tentang Penerbitan dan Pengelolaan Kartu ID BUMN dan Implementasi Sistem Pembayaran Elektronik Prabayar.

Baca Juga: 2019, Kontribusi BUMN Ditargetkan Rp635 Triliun

4. Nota Kesepahaman dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk tentang Sinergi Pengembangan dan Pendayagunaan Aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

5. Nota Kesepahaman dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk tentang Sinergi Pengembangan dan Pendayagunaan Aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

6. Addendum Perjanjian dengan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tentang Pengelolaan Program Saving Plan Kumpulan.

7. Perjanjian Kerjasama Dengan PT Asuransi Jiwasraya (Dana Pensiun Lembaga Keuangan Jiwasraya) tentang Pengelolaan Program Pensiun Iuran Pasti.

8. Nota Kesepahaman dengan PT China Communication Construction Engineering Indonesia tentang Potensi Kerjasama Pengembangan Pelabuhan di Wilayah Timur Indonesia.

Bambang mengingatkan agar 16 perjanjian kerjasama tersebut dapat terlaksana dengan baik. Jangan sampai kerjasama yang dijalin di awal ini tidak ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

"Buat saya MoU ini awal, tidak akan ada artinya kalau enggak dilaksanakan. Tolong deh, kita samakan tekad. Kita tagih nanti MoU ini eksekusinya gimana," paparnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini