Image

Sarinah Incar Pendapatan Rp500 Juta dari Penjualan Online

Trio Hamdani, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 19:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 15 320 1814670 sarinah-incar-pendapatan-rp500-juta-dari-penjualan-online-oFXxVxY7Zc.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Sarinah (Persero) tengah mempersiapkan platform penjualan online untuk memasarkan produk-produknya. Mereka menilai perlu merambah digital untuk menghadapi gempuran perdagangan online (e-commerce) yang menggerus industri ritel tradisional.

Director of Retail Business Sarinah Lies Permana Lestari mengatakan bahwa pihaknya menargetkan penjualan lewat platform online pada tahun depan sebesar Rp500 juta. "Tahun depan Insya Allah kami targetkan Rp500 juta omzet dari yang online, 2018 ya," kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Adapun, pihaknya menargetkan pengembangan platform penjualan online ini akan rampung akhir 2017. Diharapkan tidak ada pengunduran waktu. Pasalnya pihaknya mesti segera berbenah agar mampu bertahan menghadapi gencarnya e-commerce.

Baca Juga: Hasilkan Produk Dunia, Mendag Minta IDDC-Sarinah Lakukan Kerjasama

"Insya Allah Sarinah juga akan membentuk online store itu di Desember. Mudah-mudahan tidak lewat tahun ini. Nah itu jadi untuk antisipasi keadaan yang seperti ini," terangnya.

Pihaknya optimis dengan turut mengusung penjualan secara online mampu menggenjot pendapatan perseroan. Namun demikian, pihaknya tidak akan melupakan bisnis utamanya yang mana mereka melakukan penjualan secara tradisional dengan mengandalkan toko fisik.

Baca Juga: Mendag: Sarinah Dipimpin Perempuan, Beda Sentuhannya

"Offline tetap kita pertahankan karena itu kan memang kekuatan kita tapi kita juga move to online. Jadi multi ya, enggak kita tinggalkan offline kita. Offline kita tetap ada, karena kita kekuatannya di situ sudah lebih dulu. Nah online kita bentuk, kita bangun. Jadi kita punya dua kaki, lanjutnya.

Tambah dia, sebenarnya untuk domain penjualan online yang dipersiapkan sudah siap untuk diluncurkan. Hanya saja pihaknya masih menunggu akhir tahun untuk pengoperasiannya. "Itu kita untuk situsnya sudah punya domain tapi enggak mau saya kasih tahu sekarang, nanti saat launching," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini