Image

Belajar dari Gugurnya Lotus hingga Debenhams: Harus Ikuti Perkembangan Zaman!

Trio Hamdani, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 20:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 15 320 1814718 belajar-dari-gugurnya-lotus-hingga-debenhams-harus-ikuti-perkembangan-zaman-N0MwuXjsce.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Sarinah (Persero) belajar dari gugurnya sejumlah merek ritel di pusat-pusat perbelanjaan untuk bertahan di tengah isu pelemahan daya beli dan merebaknya e-commerce yang menekan industri di bidang ritel.

"Dengan gugurnya Lotus (di) Thamrin, Debenhams (di) Metro Pasific Place, kalau kita tetap bertahan who will be the winner than. Jadi kalau kita enggak bisa kontrol industri karena ini sudah terlalu udah secara makro, kita harus survive untuk bisa memenangkan badai ini," kata Director of Retail Business Sarinah Lies Permana Lestari di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Salah satu upaya untuk tetap bertahan agar tak menyusul ritel-ritel lain yang telah berguguran, pihaknya berupaya untuk mengikuti perkembangan zaman.

Baca Juga: Survei BI: Penjualan Eceran Melambat, Pertumbuhan Ritel Ikut Melemah

"Jadi perubahan Sarinah sekarang kita juga harus mengikuti zaman, Sarinah zaman Now. Jadi kekinian. Gen milenialnya harus kita akomodir. Keinginan-keinginan mereka itu kan yang ide-idenya liar, out of the box itu yang akan kita manfaatkan juga," terangnya.

Meski dituntut mengikuti perkembangan zaman, kata dia, pihaknya tetap memerhatikan produk-produk kerajinan tangan yang menjadi bisnis utamanya. "Kita enggak hanya nyaman bahwa kita ingin handycraft atau unique tentang Indonesia. Enggak. Itu tetap jadi unique ness, kita tapi kita harus ikuti tren pasar yang sekarang sedang terjadi. Kalau enggak kita enggak akan pernah berubah," paparnya.

Baca Juga: Kadin: Sektor Ritel Bukan Turun, tapi Alami Perlambatan Pertumbuhan

"Jadi kalau saya melihatnya gini, pokoknya Sarinah harus survive. Dengan kondisi seperti ini you can not control the industry, so be industry kind with you," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga akan terus berbenah, termasuk dari sisi visual yang tersaji di pusat perbelanjaan Sarinah, selain penonjolan dari barang-barang yang dijual di sana. Hal itu agar masyarakat, terutama kaum milenial nyaman berbelanja di pusat perbelanjaan.

"Kita terus berbenah, membenahi, kita sekarang juga untuk produk-produknya yang mungkin seenergic mungkin diminta anak-anak muda dan juga tampilannya coba sekarang ke Sarinah di windows-nya itu lebih energik," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini