Share

Mau Resign? Siapkan Alasan hingga Berkas yang Dibutuhkan

Agregasi Senin 20 November 2017 23:19 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 17 320 1816060 mau-resign-siapkan-alasan-hingga-berkas-yang-dibutuhkan-1yFF8o7Seq.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Dalam dunia kerja, resign atau pengunduran diri merupakan hal yang wajar terjadi. Setiap orang memiliki alasan tertentu mengapa resign dari tempat kerjanya. Alasan resign bermacam-maca, mulai dari gaji yang tidak sesuai, bos yang tidak bersahabat, hasil kerja yang sama sekali tidak dihargai, lingkungan yang tidak enak, hingga ingin mencoba berkarier di perusahaan lain.

Jika Anda memiliki teman yang ingin resign dari perusahaan, tentu Anda akan menanyakan alasan yang mendasari keputusan tersebut. Namun, bertanyalah secukupnya saja. Jangan melemparkan pertanyaan yang menyakiti hati rekan kerjamu. Jika Anda berada di posisi yang sama, alasan apa yang mendasari Anda untuk resign?

Jika Anda merasa tidak nyaman lagi dengan tempat kerja saat ini dan hendak melakukan resign, coba pertimbangkan hal berikut ini:

1. Ketahui Alasan Sebenarnya

Setiap orang memiliki alasan yang melatarbelakangi keputusannya untuk resign, termasuk Anda. Sebelum memutuskan untuk benar-benar resign, coba ketahui apa sebenarnya yang membuat Anda ingin resign. Pikirkan alasannya dengan matang.

Mengetahui alasan pengunduran diri sangat penting agar prosesnya kelak dapat berjalan dengan baik. Anda juga dapat menyiapkan alasan yang akan menguatkan keputusan untuk resign. Sebab kadang kala perusahaan tidak mudah melepaskan karyawannya. Apalagi jika Anda merupakan karyawan terbaik di perusahaan tersebut.

Apa pun alasan yang melatarbelakangi keputusan Anda tersebut, jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari. Sebab apa yang telah terjadi tidak dapat dikembalikan seperti semula.

2. Waktu untuk Mengajukan Resign

Pengajuan resign ke perusahaan tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Anda perlu mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku di perusahaan. Misalnya, dalam hal waktu pengajuan resign. Jangan pernah mengajukan resign secara mendadak. Sebab Anda akan dibentak dan dianggap tidak patuh terhadap peraturan. Selain itu, pihak perusahaan juga akan kelabakan mencari siapa yang akan menggantikan posisi Anda.

Bagi Anda yang ingin resign, ada baiknya ajukan hal tersebut minimal satu bulan sebelumnya. Tujuannya agar pihak perusahaan tahu siapa yang nantinya akan menggantikan posisi Anda. Dengan demikian, kegiatan operasional di perusahaan tersebut masih berjalan lancar setelah Anda resign.

3. Siapkan Berkas yang Dibutuhkan

Jika Anda ingin mengajukan resign, Anda perlu menyiapkan seluruh berkas sebagai syarat untuk bekerja di perusahaan baru nanti. Semua sertifikat dan penghargaan yang pernah Anda dapatkan di tempat kerja lama sebaiknya dibawa. Sebab keduanya dapat memudahkan Anda saat mencari kerja baru nanti. Hindari untuk pergi dengan tangan kosong dari perusahaan lama. Jangan sampai Anda nantinya merugikan diri sendiri.

4. Selesaikan Semua Pekerjaan

Sebelum Anda benar-benar resign, selesaikan semua pekerjaan terlebih dahulu. Kerjakan semuanya sampai tuntas, jangan sampai ada yang tidak terselesaikan ketika Anda pergi. Jika pekerjaan tersebut merupakan proyek jangka panjang, Anda sebaiknya mencari pengganti yang dapat mengerjakan proyek tersebut dengan baik.

Anda dapat mendelegasikan tugas kepada karyawan baru. Ajarkan padanya bagaimana cara mengerjakan projek tersebut agar hasilnya bisa menyerupai dengan hasil kerja Anda nantinya. Pilihlah orang terpercaya yang Anda anggap mampu menyelesaikan semua projek tersebut dengan baik.

5. Sudahkah Anda Mendapat Pekerjaan Baru?

Tips terakhir yang perlu Anda ketahui sebelum resign adalah mempertimbangkan apakah Anda telah memiliki pekerjaan baru atau tidak. Jika Anda sama sekali belum mendapatkan pekerjaan baru, tundalah niat pengunduran diri dari perusahaan. Anda harus mempertimbangkan bagaimana masa depan pada hari selanjutnya.

Beruntung jika Anda telah memiliki tabungan yang banyak sebagai modal untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari selama mencari pekerjaan. Kalau tidak, bagaimana? Jangan sampai hidup Anda melarat di kemudian hari hanya karena hal kecil yang tidak didasari dengan pemikiran yang benar-benar matang.

Itulah hal yang benar-benar harus Anda perhatikan sebelum resign alias mengundurkan diri. Semua tindakan harus dibekali dengan pemikiran yang matang agar tidak ada penyesalan nantinya. Selain itu, ajukan resign dengan cara baik-baik. Tetap jaga hubungan Anda dengan perusahaan walaupun tidak lagi bekerja di sana.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini