nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ironis! Hanya 180 Daerah yang Anggaran Kesehatannya Terpenuhi

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 22 November 2017 14:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 22 20 1818512 ironis-hanya-180-daerah-yang-anggaran-kesehatannya-terpenuhi-dLttbjJQRx.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan sinergi antara Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) danĀ  Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Hal ini didasari karena masih banyaknya permasalahan keuangan di masing-masing tugas direktorat jenderal.

Baca Juga: Sinergi 3 Direktorat, Sri Mulyani: Sistem Keuangan Harus Diperbaiki

Misalnya pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) terkait anggaran pendidikan yang dialokasikan 20% dari APBN 2017 atau sebesar Rp410 triliun. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Boediarso Teguh mengatakan, dari 542 daerah, baru 400 daerah yang telah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar 20%. 142 daerah lainnya belum memenuhi.

"Anggaran kesehatan 10% di daerah ironis. Dari 542 daerah, hanya 180 daerah yang memenuhi. Artinya ada 362 daerah yang belum memenuhi. Ironis lagi dari 34 provinsi, 30 provinsi belum memenuhi, 281 kabupaten dan 51 kota belum memenuhi," paparnya, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Baca Juga: Sri Mulyani Lantik 11 Pejabat Eselon II di Lingkungan Kementerian Keuangan

Menurut dia, jika masing-masing daerah bisa memenuhi anggaran kesehatan 10%, maka kinerja keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak akan defisit. Untuk itu, Kemenkeu akan bersikap tegas terhadap daerah yang tidak memenuhi kewajibannya itu.

"Kami tegas setiap daerah tidak memenuhi DAU-nya kami potong atau kami tunda," tuturnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini