Image

Kemampuan 2 Bahasa, Kunci Sukses Menangkan "Hati" Perusahaan

Trio Hamdani, Jurnalis · Rabu 22 November 2017, 13:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 22 320 1818477 kemampuan-2-bahasa-kunci-sukses-menangkan-hati-perusahaan-Eq8YwqVfwM.jpg Foto: Trio/Okezone

JAKARTA - Keterampilan bahasa menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam merekrut tenaga kerja. Mereka yang berkemampuan dwibahasa (2 bahasa) dinilai sebagai aset berharga incaran perusahaan.

Managing Director Robert Walters untuk Asia Tenggara Toby Fowlston yang mengungkapkan hal tersebut memaparkan, kemajuan Indonesia yang masih berlanjut ke tahap ekonomi global mendorong aktivitas rekrutmen yang kuat di tahun 2017.

Baca Juga: Didominasi Pekerja Informal, Buruh Migran Indonesia Rawan Alami Pelanggaran Hak

"Kami mengharapkan pertumbuhan dan aktivitas perekrutan yang stabil di Indonesia untuk tahun 2018. Perusahaan yang ingin merekrut kandidat terbaik harus jelas mengenai harapannya terhadap kandidat dan bersiap untuk membayar gaji premium untuk menarik orang yang tepat," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Berdasarkan survei Robert Walters, dengan latar belakang pertumbuhan ekonomi sebesar 5% dan stabilitas politik di Indonesia, terdapat permintaan kandidat yang kuat di semua sektor, meliputi minyak bumi, gas dan pertambangan. Namun, ekspansi tercepat terlihat pada industri teknologi, terutama financial technology (fintech) dan supply chain dan procurement.

Baca Juga: Robot Bakal Ambil 56% Lapangan Kerja, Presiden Jokowi: Jangan Sampai Terjadi di Indonesia

Pihaknya memprediksi pada 2018, perusahaan yang beroperasi di sektor ini akan aktif mencari kandidat lokal yang mahir teknologi dan fasih dwibahasa, idealnya dengan pengalaman internasional.

Namun, kata dia masih terjadi ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran kandidat dengan keterampilan tersebut dan masih akan berlanjut. Kesenjangan kemampuan berpotensi mencapai 50%-60% pada tahun 2020.

"Sebagai tanggapan atas permintaan dari perusahaan yang membutuhkan profesional lokal dengan kemampuan dwibahasa dan pengalaman internasional, kampanye 'Pulang Kampung' telah membantu banyak perusahaan mengidentifikasi dan mempekerjakan kandidat berbakat Indonesia yang terampil dari luar negeri," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini