nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dana Pembangunan Bandara Ahmad Yani Capai Rp2,07 Triliun, AP I Baru Pakai Rp650 Miliar

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 22 November 2017 18:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 22 320 1818703 dana-pembangunan-bandara-ahmad-yani-capai-rp2-075-triliun-ap-i-baru-pakai-rp650-triliun-8eCMXqQlDf.jpg Ilustrasi Bandara. (Foto: Shutterstock)

SEMARANG - PT Angkasa Pura (AP) I terus mempercepat proyek pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Pembangunan bandara yang berkonsepkan floating airport ini, membutuhkan dana Rp2.075 triliun dengan 31,33% anggaran sudah terserap atau sekira Rp650,09 triliun

Pimpinan Proyek Pengembangan Bandara Ahmad Yani, Toni Alam, menjelaskan pembangunan Bandara ini terdiri dari 5 paket. Saat ini, 2 di antaranya sudah rampung.

Adapun paket pekerjaan yang telah rampung, yakni pembangunan jalan dan akses, serta paket kedua pembangunan apron dan taxiway. Sementara untuk paket ketiga, yakni pembangunan terminal yang memiliki anggaran Rp930,2 miliar.

"Paket 3 sedang berjalan sejak juni lalu, tapi progresnya sudah 22%. Ini yang paling besar dan paling biaya tinggi dari 5 paket," ujar dia di Semarang, Rabu (22/11/2017).

Sementara untuk paket 4, yang terdiri dari bangunan penunjang, saat ini masih dalam proses tender di kantor pusat AP I. Berdasarkan perencanaan, paket 4 dapat selesai keseluruhan pada mei 2019.

"Paket 4 tinggal gedung saja karena jalan sudah selesai. Harapan kami tender bisa segera selesai sehingga awal Desember paket 4 sudah bisa berjalan proyeknya," jelasnya.

Sedangkan untuk pembangunan water management, yakni yang menjadi bagian paket 5 hingga saat ini masih dalam proses perencanaan. Toni menyatakan November ini diharapkan perencanaan segera rampung dan dibawa proses tender di kantor pusat sehingga proyek bisa segera dikerjakan.

"Kita harapkan kontrak dan fisik sudah jalan di Maret 2018. Ini schedulenya sangat ketat. Target November 2018 beroperasi, tapi kita dapat tugas supaya bandara bisa dioperasikan awal 2018. Jadi meski belum selesai bisa digunakan," ujarnya.

Sekadar informasi, bandara baru ini akan dibangun dengan luas terminal 58.652 m2 lebih luas dari bandara existing yang sebesar 6.708 m2. Sedangkan untuk Apron dibangun seluas 72.522 m2 lebih luas dari bandara existing seluas 29.032 m2.

(rzy)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini