Akhir Tahun, Pembangunan 3 SPBU Vivo di Wilayah Pinggiran Selesai

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 24 November 2017 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 24 320 1819867 akhir-tahun-pembangunan-3-spbu-vivo-di-wilayah-pinggiran-selesai-A21uCc7KFl.jpg Foto: Trio/Okezone

JAKARTA - PT Vivo Energy Indonesia (VEI) menargetkan pembangunan 3 unit SPBU di wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) kelar akhir 2017.

Corporate Communication Vivo Maldi Al-Jufrie menyebutkan, 3 SPBU Vivo dimaksud berada di wilayah Maluku. "Tiga, semua di wilayah timur. Ada di Kabupaten Seram, Ambon. Seram Barat sama Kabupaten Maluku Tengah," kata dia ketika ditemui di Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Dari ketiga SPBU tersebut, salah satunya ditargetkan kelar akhir November. Namun karena ada kendala administrasi akhirnya pihaknya memutuskan menjadwalkan ulang (reschedule) menjadi akhir tahun.

Baca Juga: Jual BBM Lebih Murah dari Pertamina, Menko Luhut Kaji Bisnis SPBU Vivo

"Ini meleset, karena adanya permasalahan administratif sama Pemda. Tapi kita komit akan operasi pada 2017 ini. Kami akan reschedule di akhir 2017 ini," paparnya.

Dia menjelaskan bahwa harga BBM yang dijual SPBU Vivo di wilayah 3T tidak akan lebih mahal dengan harga yang mereka jual di kota-kota besar. Adapun di Cilangkap, Jakarta Timur, Vivo menjual BBM berkadar RON 89 atau Revvo 89 seharga Rp6.300 per liter, RON 90 Rp7.500, dan RON 92 Rp8.250.

Baca Juga: Bila Tak Bangun SPBU di Wilayah Tertinggal, Izin Operasi SPBU Vivo Bakal Dicabut

"(Harga di wilayah 3T) maksimal sama dengan yang kami jual di kota-kota besar, malah bisa lebih rendah. Kami lakukan subsidi di internal kami, supaya enggak merepotkan pemerintah," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya akan menjual BBM jenis Revvo 89, Revvo 90 dan Primus (serupa dengan solar yang dijual Pertamina), dengan kadar RON sekira 48 dan 49.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini