nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angkasa Pura II Butuh Rp85 Triliun selama 5 Tahun Buat Naikkan Kapasitas Penumpang

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 05 Desember 2017 22:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 05 320 1825770 angkasa-pura-ii-butuh-rp85-triliun-selama-5-tahun-buat-naikkan-kapasitas-penumpang-Ke1nbiOdQG.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

TANGERANG - PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat kapasitas jumlah penumpang di bandara nasional utamanya di 13 bandara perseroan sudah tidak tertampung. Jumlah penumpang saat ini mencapai 104 juta, sedangkan kapasitas tertampung bandara maksimal 80 juta penumpang.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, saat ini terjadi back lock traffic passenger sekira 25 juta penumpang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut sudah disiapkan strategic invesment 2017-2022.

"Kalau kita harus lebih panjang, Ibu tanya ke saya, kita proyeksi 2017-2021 kita tidak akan kurang hampir Rp85 triliun kebutuhan untuk 13 bandara dan plus, plus lainnya," tuturnya, di Terminal Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (5/12/2017).

Dari jumlah dana investasi itu, 82% atau sekira Rp69 triliun yang akan difokuskan untuk strategic invement. Di amtaranya untuk membangun bandara baru, run way, dan lainnya.

"Investasi ini memang memang harus berhitung dengan benar. Rp69 triliun itu jumalh besar, sisianya itu akan sangat banyak porsi dipengembangan bandara,"tuturnya.

Selain menyiapkan capex di jangka panjang, AP II sudah mengajukan supaya hub bandara tidak hanya di Bandara Soekarno Hatta. AP II mencatat Bandara Soetta dalam waktu empat sampai lima tahun ke depan tembus 100 juta traffic passenger.

"Kalau semua beban di Soetta tidak mungkin sekarang saja sudah 64 jutaan. Ini kondisi level of service selalu di bawah. Jadi apa dua ada hub lain, kita usul Bandara Kualanamu itu ada diposisi barat paling ujung, potensi besar, pengembangan Sumatera besar ada tol, KEK dan pariwisata," tuturnya.

"Kita ingin berbagai upaya dalam rangka meningkatkan pengelolaan traffic passenger dengan capex lebih efisien dan strategis partership,"sambungnya.

Untuk diketahui, di 2018 AP II menyiapkan capex sebesar Rp12 triliun. Dana itu diprioritaskan untuk pengembangan kapasitas penumpang.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini