Share

Tunjangan Pegawai Pajak Naik Tahun Depan, Sri Mulyani: Kita Bangga Bukan karena Kaya

Ulfa Arieza, Okezone · Rabu 06 Desember 2017 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 06 20 1826024 tunjangan-pegawai-pajak-naik-tahun-depan-sri-mulyani-kita-bangga-bukan-karena-kaya-8iPQl4JG3A.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan kewajiban mengumpulkan pajak kepada pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Pasalnya, integritas tidak dapat dinilai dengan nominal uang.

"Untung dan rugi, integritas itu it's not about untung dan rugi. Tapi bagaimana Anda mau menjalani hidup ini," ujarnya di Kantor Pusat DJP, Rabu (6/12/2017).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengakui, untuk menjaga integritas bukan hal yang mudah. Sebagai manusia yang normal tentunya banyak godaan yang menganggu pegawai pajak dalam menjalankan kewajibannya memungut pajak.

"Kita ini bukan manusia super, bisa tergoda, kita punya anak dan ingin sekolah. Jadi dibuat satu sistem agar bisa berbuat seperti normalnya manusia, sehingga integrity itu built in masuk ke dalam dirinya," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Hari Anti Korupsi, Sri Mulyani Minta Ditjen Pajak Refleksi Diri

Oleh karena itu, dengan perbaikan sistem dimana tunjangan kinerja pegawai pajak dinaikkan mulai tahun depan, diharapkan praktek korupsi dapat diberantas.Di samping itu, lanjut Sri Mulyani, diperlukan adanya sikap sederhana yang tertanam dalam diri. Sehingga, sebagai pengabdi negara pegawai pajak tidak akan bertindak di luar kemampuan dia.

"Sederhana itu penting, kalau Anda hidup dengan selera di luar affordabililty Anda, pasti Anda punya excuse, saya enggak bisa jaga integrity, teman saya yang kuliah bareng saya sudah kaya raya. Jadi kalau Anda cari excuse, ribuan alasan pasti ada. Jadi integrity itu kompromi diri kita dengan nurani kita," kata dia.


Baca Juga: 1 Titik Tinta Rusak Susu Sebelangga, Kasus Gayus Rusak Citra Ditjen Pajak!

Sri Mulyani berharap, para pegawai di lingkungan pajak khususnya untuk memiliki tujuan mulia dalam hidup selain memupuk harta. Adapun tujuan yang sifatnya kontribusi, dilakukan bagi pembangunan negara melalui kesuksesan pengumpulan pajak sesuai dengan target.

"Kita merasa sangat bangga terhadap yang kita lakukan bukan karena kita kaya, bukan karena kita memiliki sesuatu, tapi contribute sesuatu di RI ini. Rasa itulah yang saya ingin di Kemenkeu muncul, militansi, apa yang disebut saya bisa menyumbang sesuatu dan beyond my personal interest. Rasa mengabdi, rasa mencintai republik," tukas dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini