Image

Jelang Akhir Tahun, Kanwil Ditjen Pajak Kejar Setoran

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 15:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 07 20 1826767 jelang-akhir-tahun-kanwil-ditjen-pajak-kejar-setoran-znqKjIJ0w7.jpg Foto: Avirista/Okezone

JAWA TIMUR - Menjelang akhir tahun Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak Jatim III menargetkan perolehan pajak sesuai target di angka 90%. Sejauh ini hingga akhir November penerimaan pajak sudah tercapai 79% dengan nominal yang dikumpulkan senilai Rp20 triliun. 

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jatim III, Rudi Gunawan Bastari mengungkapkan perolehan pajak hingga akhir 2017 di Kanwil DJP III mencapai 94% lebih. 

"Tergantung para wajib pajak apakah bisa lakukan pembayaran sampai akhir tahun. Kami hanya punya waktu kira-kira 15 hari saja karena terpotong beberapa hari libur,” ujarnya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Raih Pendapatan di RI, Perusahaan Wajib Bayar Pajak!

Pihaknya kini tengah gencar melakukan sosialisasi terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 165 tahun 2017 mengenai perubahan kedua dari PMK nomor 118 tahun 2016.

"Keluarnya PMK-165/2017, memberi kemudahan wajib pajak melakukan pengungkapan harta secara sukarela. Sebelum dilakukan SP2,” terang Rudy, Kamis (7/12/2017) .

Melalui peraturan itu pemerintah memberikan kesempatan kepada wajib untuk sukarela melaporkan harta kekayaan yang belum dilaporkan baik SPT tahunan maupun surat pernyataan harta melalui pajak penghasilan (PPh) sebagaimana diatur pada PP Nomor 36 tahun 2017.

Baca Juga: Sri Mulyani: Di Instagram Saya, Ada yang Bilang Diperas Orang Pajak

Bila wajib pajak mengungkapkan harta kekayaan secara sukarela maka sanksi sebagaimana pasal 18 UU Pengampunan pajak tak berlaku lagi. Selama ini pajak yang berhasil dikumpulkan Kanwil DJP Jatim III, didominasi 60% dari PPN industri pengolahan tembakau yakni rokok dan turunannya. 

Total penerimaan pajak hingga 31 Oktober mencapai Rp876,56 triliun. Ini artinya masih terjadi kekurangan sekitar Rp407,03 triliun dari target pajak tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp1.283,6 triliun.

Baca Juga: Defisit Masih 2,2%, Sri Mulyani: Pajak Tanpa Tax Amnesty Tumbuh 14,9%

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak pada Oktober 2017 mencapai Rp105,87 triliun naik Rp21,175 triliun atau meningkat sekitar 25% dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat Rp84,7 triliun.

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo pesimistis target pajak tahun ini bisa tercapai. Menurut prediksinya, hingga akhir tahun mendatang, pajak yang bisa terkumpul maksi mal 89-92% dari target.

Namun demikian, terjadi peningkatan, baik dari sisi nominal maupun persentase. Tahun lalu, realisasi pajak mencapai Rp1.105 triliun atau sebesar 81,54% dari target penerimaan pajak di APBN Per ubah an 2016 yang sebesar Rp1.355 triliun. Sementara tahun ini menurut perkiraan Yustinus Pras towo bi sa mencapai Rp1.183 triliun atau sekitar 92% dari target penerimaan pa jak di APBN Perubahan 2017.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini