Image

Yerusalem Diakui Ibu Kota Israel, Begini Komentar Sri Mulyani soal Dampak Ekonomi

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 18:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 20 1826872 yerusalem-diakui-ibu-kota-israel-begini-komentar-sri-mulyani-soal-dampak-ekonomi-BLvJtq79fI.jpg Ilustrasi (Foto: ant)

JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan bahwa Negeri Paman Sam mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Selain itu, Pemerintah Amerika berniat untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Israel.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang ditanyakan mengenai dampaknya bagi Indonesia enggan berkomentar lebih jauh. Dirinya mengatakan untuk menunggu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan karena ini masalah penting.

"Itu nanti bapak Presiden yang akan menyampaikan pandangannya. Itu penting tapi nanti bapak Presiden saja yang menyampaikan," ungkap Sri Mulyani di JCC, Senayan, Kamis (7/12/2017).

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara mengatakan, pihaknya terus melakukan pantauan untuk semua yang terjadi di global termasuk dengan isi pidato terbaru dari Presiden AS tersebut.

"Koordinasi antar kelembagaan terus dilakukan, update seluruh elemen terus dilakukan. Jadi kita lakukan monitoring secara cermat, kita perhatikan faktor-faktor itu dalam pemahaman kita, di dalam bayangan kita, cuma ya kita lihat saja terus, perhatiin terus," jelasnya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang kuat sehingga fundamental dalam negeri akan mampu mengompensasi tekanan tersebut.

"Indonesia kan kuat, fundamental itu dilihat mana, growth-nya, inflasinya, cadangan devisanya, kemudian sistem keuangannya, dan juga mekanisme koordinasi yang dilakukan sistem keuangan secara keseluruhan. Di situ kita punya seluruh elemen yang bekerja melakukan pemantauan, lalu melakukan monitoring secara baik," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini