Image

BCA: Biaya Transaksi EDC Hanya Berlaku untuk Kartu Debit Bukan Kredit

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 18:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 320 1826888 bca-biaya-transaksi-edc-hanya-berlaku-untuk-kartu-debit-bukan-kredit-LuclLCMMeU.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Skema baru biaya merchant discount rate (MDR) pada transaksi di mesin Electronic Data Capture (EDC) hanya diberlakukan pada kartu debit. Adapun skema baru tersebut merupakan aturan baru Bank Indonesia (BI) setelah peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway (NPG).  

Corporate Secretary PT Bank Central Asia (BCA) Jan Hendra mengatakan, kartu kredit belum menjadi objek dari kebijakan GPN. 

Baca Juga: BCA Terapkan Skema Baru Biaya Kartu Debit Awal 2018

"Kartu kredit belum diregulasi. Kebijakan GPN  hanya berlaku untuk kartu debit dan face to face transaction, artinya orangnya harus punya fisikal kartu dan merchantnya juga tatap muka," ujarnya di Palalada Restaurant, Jakarta, Kamis (7/12/2017). 

Jan Hendra mengatakan merujuk kepada aturan bank sentral, maka setiap transaksi pembayaran menggunakan kartu debit bank di mesin EDC bank yang sama (on us) akan dikenakan sebesar 0,15%, dari sebelumnya bebas biaya. Beban biaya akan dikenakan kepada merchant, bukan nasabah. 

Baca Juga: BCA: Nasabah Tidak Akan Tanggung Biaya Transaksi EDC

Transaksi yang dimaksud, lanjut dia, adalah transaksi yang bersifat tatap muka. Sehingga, transaksi pada perdagangan online atau e-commerce tidak termasuk, begitu pula transaksi menggunakan kartu kredit. 

"Kredit kapan? Kita dengar kebijakan BI berikutnya kalau mereka sudah final diskusi," kata dia. 

Baca Juga: Kenakan Biaya Transaksi EDC 0,15%, Begini Penjelasan BCA

Sementara itu, untuk transaksi menggunakan kartu debit pada mesin EDC pada bank lain atau off us maka akan pihak merchant akan dikenakan biaya sesuai dengan skema off us. Setelah peluncuran GPN, terjadi perubahan biaya MDR untuk transaksi off us yang berdasarkan jenis industri. Sebelumnya, pihak merchant dikenakan biaya 2% hingga 3%. 

Jan Hendra merincikan, di kategori reguler atau ritel beban MDR bagi merchant untuk transaksi off us adalah 1%. Lalu, untuk tarif MDR untuk transaksi off us pada sektor pendidikan adalah 0,75%. 

Sementara, untuk tarif transaksi off us MDR pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dikenakan biaya sebesar 0,50%. Khusus untuk transaksi bantuan sosial (bansos) non tunai, pajak, paspor, dan donasi sosial atau nirlaba dikenakan biaya MDR 0% untuk transaksi off us dan on us, alias tidak dikenakan biaya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini