Image

BUSINESS HITS: Sri Langka Kehilangan Bandara dan Pelabuhan Gara-Gara Utang, Jangan Sampai Dialami Indonesia

Anisa Anindita, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 01:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 07 320 1826930 business-hits-sri-langka-kehilangan-bandara-dan-pelabuhan-gara-gara-utang-jangan-sampai-dialami-indonesia-80ZWqudwpM.jpg Ilustrasi: Antara

JAKARTA – Venezuela dinyatakan Default atau gagar membayar hutang oleh Lembaga Pemeringkat S&P Global Ratings. Negara tersebut diberikan tenggat waktu 30 hari untuk pembayaran utang sudah berakhir pada Oktober.

Selain itu, Sri Langka yang juga terkena imbas dari utang yang melilit negaranya. Bahkan, harus kehilangan aset berharganya, seperti pelabuhan dan bandara yang diambil alih oleh China.

Ekonom Institute for Development of Economics & Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengkhawatirkan jika Indonesia terus mengoleksi utang, dan tidak bisa melunasinya. Bukan tidak mungkin salah satu aset yang vital, seperti jalan tol akan terpaksa dilepas.

“Konsekuensinya untuk masyarakat dan pengolahan aset, kalau utang belum lunas bisa saja jalan tol akan dilepas. Lalu karena faktor pembangunannya juga yang kurang sesuai,” ungkapnya.

Baca selengkapnya: RI Jangan Tiru Sri Lanka soal Utang, Pelabuhan hingga Bandara Diambil Alih China

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini