Image

Saham Facebook dan Alphabet Buat Wall Street Ditutup Menguat

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 05:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 08 278 1827096 saham-facebook-dan-alphabet-buat-wall-street-ditutup-menguat-GIEtL0rNNL.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup naik pada penutupan hari Kamis. Kenaikan tersebut didukung oleh populernya saham Facebook dan Alphabet.

Mengutip laman reuters, New York, Jumat (8/12/2017), Facebook (FB.O) naik 2,31%, sementara perusahaan induk Google Alphabet (GOOGL.O) menambahkan 1,23%, membantu S & P 500 menutup perdagangan di zona hijau.

"Saham-saham di sektor Teknologi sekali lagi memimpin di sini," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar First Standard Financial di New York.

Sektor teknologi merupakan yang berkinerja terbaik tahun ini di indeks S&P 500. Walaupun telah turun hampir 3% sejak 28 November karena investor berhati-hati mengenai aksi ambil untung.

Lululemon (LULU.O) melonjak 6,43% setelah produsen pakaian jadi Kanada melaporkan keuntungan yang lebih tinggi dari perkiraan dan memberikan perkiraan musim liburan yang optimis.

General Electric (GE.N) meningkat sekitar 0,3% setelah konglomerat industri mengatakan bahwa pihaknya telah mengurangi 12.000 pekerjaan pada bisnis listrik globalnya.

Penghasilan dan harapan yang kuat dari pemotongan pajak perusahaan yang dijanjikan oleh Presiden Donald Trump telah mendorong stok naik ke tingkat rekor tahun ini.

Anggota parlemen Senat pada hari Rabu sepakat untuk berbicara dengan Dewan Perwakilan Rakyat mengenai tagihan pajak di tengah tanda-tanda anggota parlemen menyetujui RUU terakhir menjelang batas waktu 22 Desember.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,29% menjadi berakhir pada 24.211,48, sementara S & P 500 (SPX) naik 0,29% menjadi 2.636,98. The Nasdaq Composite (IXIC) menambahkan 0,54% menjadi 6.812,84.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup menguat. Di mana sektor Industri memimpin penguatan.

Namun, indeks bahan makanan pokok (SPLRCS) S&P 500 turun 0,93%. Hal ini dikarenakan penurunan setidaknya 1,2% di saham Procter & Gamble (PG.N), Pepsico (PEP.N) dan Coca-Cola (KO.N).

LendingClub (LC.N) merosot 15,53 persen setelah pemberi pinjaman online menurunkan perkiraan pendapatan kuartalannya.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran secara tak terduga jatuh pekan lalu, menunjukkan pengetatan yang cepat pada pasar tenaga kerja.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini