Image

Tarif Baru Berlaku, Transaksi Tol Dalam Kota Terpantau Lancar

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 01:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 08 320 1827064 tarif-baru-berlaku-transaksi-tol-dalam-kota-terpantau-lancar-s9eD00HQqA.jpg Gerbang tol (Foto: Trio Hamdani/Okezone)

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk pada Jumat dini hari meninjau Gerbang Tol Cililitan Utama, Jalan Tol Dalam Kota untuk memantau hasil penyesuaian tarif yang resmi diberlakukan pada 00:00 WIB, Jumat (7/12/2017).

Pantauan Okezone di lokasi, transaksi yang dilakukan pengguna kendaraan roda empat di gerbang tol tersebut berjalan lancar seperti pada umumnya meski tarif tol mengalami kenaikan karena adanya penyesuaian.

 Baca juga: Dari 19 Ruas, 6 Jalan Tol Batal Gagal Naik

Penyesuaian tarif sendiri diberlakukan terhadap 5 ruas tol yang dikelola Jasa Marga, antaranya Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tj. Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit (Tol Dalam Kota), Tol Surabaya-Gempol, Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, kemudian Tol Palimanan-Kanci, serta Tol Semarang (Seksi A, B, C).

Perubahan tarif tol tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diatur dalam Undang-Undang No. 38 Tahun 2004 Pasal 48 ayat 3 tentang Jalan Tol. Berdasarkan peraturan tersebut tarif tol setiap dua tahun dilakukan penyesuaian.

Baca juga: Mulai Pukul 00.00 WIB, Tarif 9 Ruas Jalan Tol Ini Naik di Kisaran Rp500-Rp1.000

General Manager Cabang Cawang Tangerang Cengkareng Bagus Cahya AB memastikan bahwa dengan adanya kenaikan tarif Tol Dalam Kota, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan.

"Dasarnya program kita berdasar SPM (standar pelayanan minimal). Jadi program peningkatannya adalah dari pemenuhan SPM dulu. Dan ruas Tol Dalam Kota memang unik karena ada keterbatasan lahan dimana kalau tambah kapasitas akan sulit lakukan itu," jelasnya ketika memantau Gerbang Tol Cililitan Utama, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

 Baca juga: Menteri Basuki: Kepemilikan Aset Jalan Tol Tetap di Pemerintah

Adapun pertimbangan Jasa Marga dalam menyesuaikan tarif tol dengan mengacu pada laju inflasi pada 2 tahun terakhir. Ke-5 ruas tol di atas mengalami laju inflasi yang berbeda-beda besarannya. Dengan kata lain, jika terjadi kenaikan tarif pada masing-masing ruas tol maka kenaikannya bervariasi.

Dalam konferensi pers sebelumnya pada Rabu kemarin, Corporate Secretary Jasa Marga Agus Setiawan mengatakan, dari Oktober 2015 hingga September 2017, rata-rata inflasi untuk ruas Tol Dalam Kota serta Palimana-Kanci sekira 6%, Surabaya-Gempol sekira 7,2%. Untuk Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Balmera) sebesar 10%.

 Baca juga: Besok Tarif Tol Naik, Bagaimana dengan Pelayanannya?

Mengacu laju inflasi tersebut, Agus mengatakan bahwa 5 ruas tol tersebut tidak serta merta semuanya mengalami kenaikan. Ada beberapa tol yang tarifnya tidak naik setelah dikalkulasikan dengan laju inflasi karena ketika dilakukan pembulatan lebih mendekati tarif semula.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini