Image

Evaluasi Penyebab Kemacetan, Jasa Marga Uji Coba Penambahan Gardu Tol di Senayan

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 02:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 08 320 1827070 evaluasi-penyebab-kemacetan-jasa-marga-uji-coba-penambahan-gardu-tol-di-senayan-wqvljILCLH.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepadatan volume kendaraan di Ruas Tol Dalam Kota, Jakarta masih menjadi persoalan. Sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola, PT Jasa Marga (Persero) Tbk tak menampik hal tersebut.

General Manager Cabang Cawang Tangerang Cengkareng Bagus Cahya AB mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mengurai kepadatan volume kendaraan di tol. Namun, dia mengakui kalau lahan di dalam kota terbatas, membuat penambahan lajur sulit dilakukan.

Ketika ditemui saat memantau Gerbang Tol Cililitan Utama usai diberlakukannya penyesuaian tarif, dia mengatakan Jasa Marga sendiri tengah menguji coba penambahan gardu tol di gerbang tol Senayan sejak 4 hari terakhir. Namun pihaknya masih mengevaluasi agar penambahan gardu berjalan efektif.

"Ini kita sedang uji coba gerbang tol Senayan tambah satu gradu. Kita operasikan jam tertentu. Sedang kita evaluasi jam berapa. Ini udah hari ke 4 masih berubah-ubah jamnya. Itu posisi gardu ada di sebelum Gardu yang ada, dan kita tutup satu lajur utamanya, biasanya di penggal dari depan Polda sampe DPR enggak terlalu ramai," katanya, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Dia menambahkan, sementara ini tidak ada upaya lain yang dapat dilakukan untuk mengurai kepadatan di ruas tol Senayan. Jadi untuk saat ini yang dilakukan adalah penambahan gardu. "Sementara tambah gardu. Masih ada cukup ruang untuk ditambah lagi 2. Tapi jangan sampe ditambah 2 tapi mubazir. Tapi lahan masih cukup," jelas dia.

Dia menambahkan, Jasa Marga juga melakukan contraflow untuk mengurai kepadatan yang kerap terjadi guna meningkatkan pelayanan terhadap pengguna tol. "Contoh tahun ini udah upaya contraflow untuk tambah kapasitas di satu penggal ruas tertentu," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Jasa Marga melakukan penyesuaian tarif terhadap 5 ruas tol yang dikelolanya, antaranya Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tj. Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit (Tol Dalam Kota), Tol Surabaya-Gempol, Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, kemudian Tol Palimanan-Kanci, serta Tol Semarang (Seksi A, B, C).

Perubahan tarif tol tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diatur dalam Undang-Undang No. 38 Tahun 2004 Pasal 48 ayat 3 tentang Jalan Tol. Berdasarkan peraturan tersebut tarif tol setiap dua tahun dilakukan penyesuaian.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini