Image

Trump Bertanya ke Investor: Amazon Lakukan Monopoli?

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 13:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 08 320 1827275 trump-bertanya-ke-investor-amazon-lakukan-monopoli-umiqmrIwTs.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta saran dari sejumlah investor hingga dua kali mengenai apakah dia menganggap Amazon melakukan monopoli bisnis?

Trump menanyakannya saat makan malam di musim panas ini, beberapa minggu sebelum regulator federal menandatangani akuisisi perusahaan e-commerce raksasa, Whole Foods Market.

Mantan bankir di Goldman Sachs, Leon Cooperman, yang mengelola dana hedge fund Omega Advisors, mengatakan, dia menghadiri makan malam dengan 10 orang di Juli, di mana Trump dua kali bertanya kepadanya mengenai monopoli.

Cooperman, dengan menempati dana sekitar USD10,3 juta dari saham Amazon pada akhir kuartal ketiga, mengatakan bahwa jawabannya kepada presiden, tidak.

“Presiden Trump bertanya kepada saya dua kali, apakah saya pikir Amazon adalah monopoli dan saya berkata, 'Tidak, Tuan Presiden’,” kata Cooperman seperti dilansir CNBC, Jumat (8/12/2017).

"Saya pikir mereka telah mengeksekusi orang-orang yang dieksekusi. Saya pikir mereka telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik," sambungnya.

Trump berulang kali menyebut Amazon dan pendirinya, Jeff Bezos, di media sosial kesuakaannya, Twitter. Ia menentang perusahaan e-commerce yang tidak terkena pajak internet. Amazon mengumpulkan pajak penjualan negara di tempat di mana ia berlaku. Dia juga suka membuat koneksi antara investasi utama Bezos lainnya, The Washington Post, dan Amazon.

Pada bulan Juni, Amazon mengumumkan kesepakatan dengan makanan organic di China sebesar USD13,7 miliar . Hal ini berhasil mengejutkan sektor ritel. Amazon telah disalahkan atas kematian toko batu bata dan mortir karena preferensi konsumen telah beralih ke belanja online dan pengiriman langsung ke rumah.

Amazon memulai eksistensinya pada tahun 1990an dengan penjualan buku online. Amazon terus berkembang dan mulai menawarkan beragam produk di situs webnya. Whole Foods mengelompokannya sebagai makanan, senilai USD700 miliar di pasar Amerika Serikat (AS).

Hal ini memberinya batu loncatan dari 465 lokasi yang dapat berfungsi sebagai pusat distribusi untuk berbagai produk. Amazon juga dianggap masuk ke dalam industri farmasi atau perangkat medis dan baru-baru ini memperkenalkan sebuah platform fashion.

Federal Trade Commission bergejolak akibati kesepakatan Whole Foods pada bulan Agustus.

Trump tampaknya telah menyuarakan antimonopoli untuk kesepakatan raksasa lainnya: pembelian Time Warner yang tertunda AT & T, yang sekarang menuju ke pengadilan. Trump yang juga secara terbuka mengkritik saluran berita CNN Time Warner, mengatakan sejak kampanye, dia tidak akan membiarkan kesepakatan itu berhasil karena itu membuat kekuasaan terpusat pada titik-titik tertentu.

Cooperman mengatyakan, antimonopoli menjadi risiko utama bagi Amazon dan teknologi raksasa lainnya seperti Facebook dan Google. "Pemerintah akan menancapkan paruhnya ke dalam benda ini, dan itu berisiko."

Manajer pendanaan menangguhkan tuduhan atas perdagangan orang dalam oleh Komisi Sekuritas dan Bursa awal tahun ini. Cooperman mengatakan, Trump mengatakan pada saat makan malam di bulan Juli bahwa kasus SEC yang diajukan pada bulan September 2016 merupakan pembalasan atas surat terbuka Cooperman yang dipublikasikan kepada Presiden Barack Obama pada tahun 2011 yang mengkritik pandangan anti-Wall Street yang dirasakannya.

"Saya mengubah topik pembicaraan dengan sangat cepat," kata Cooperman tentang diskusi monopoli Amazon.

"Dia memang mengatakan kepada saya," Lee, Anda memiliki reputasi hebat, Anda pikir surat terbuka Anda kepada Presiden Obama menciptakan masalah SEC Anda?'," jelasnya.

"Saya katakan padanya aku tidak tahu," tutur Cooperman.

"Tuan Presiden, ya, dia memperlakukan saya dengan sangat tidak adil tapi saya harus melanjutkan hidup saya," tutupnya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini