Image

Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp30.000, Kayu Bakar pun Jadi Pilihan

Abimayu, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 14:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 08 320 1827293 harga-elpiji-3-kg-tembus-rp30-rbu-kayu-bakar-pun-jadi-pilihan-bC8wC13XmI.jpg Elpiji 3 Kg. (Foto: ANT)

MERANGIN - Sudah hampir satu bulan elpiji 3 kilogram (kg) atau elpiji melon susah dicari, sebelumnya harga di warung dan toko pengecer dijual kisaran Rp 20 ribu, namun saat ini gas elpiji 3 kg dijual dengan harga Rp 30 ribu per tabungnya.

Hal ini seperti dikatakan Dina salah satu ibu rumah tangga, dia mengatakan jika gas elpiji melon ini susah dicari. "Harga termurah ditoko pengecer Rp 28 ribu, itu pun kadang ada kadang tidak. Dan ditoko yang sudah Rp 30 ribu," terang Ibu dua anak asal kecamatan Pamenang Selatan ini.

Susahnya untuk mendapatkan gas subsidi pemerintah ini sudah lama dikeluhkan masyarakat, namun hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari dinas terkait. "Ya, bagaimana lagi tidak dibeli gas ini pun sudah jadi bahan pokok, tidak ada gas ya tidak masak. Mau beli yang tabung besar uangnya tidak cukup," tambahnya.

Baca Juga: Resah, Masyarakat Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg dan Harga pun Melambung

Hal senada juga dikatakan oleh Ines, ibu pemilik warung ini terpaksa beralih ke kayu bakar untuk memasak. "Susah, kadang ada kadang tidak gas ini, terpaksa saya pakai kayu bakar," katanya.

Sekadar informasi, pada dasarnya Elpiji 3 kg masih diperuntukkan untuk masyarakat miskin, namun pemerintah tengah memformulasikan pendistribusian gas elpiji 3 kg secara tertutup dengan menggunakan kartu agar subsidi tepat sasaran. Tapi tak jarang masih digunakan oleh masyarakat menengah ke bawah, sehingga subsidi gas elpiji 3 kg tidak tepat sasaran.

Saat ini pemerintah segera melakukan mekanisme subsidi gas elpiji 3 kg tepat sasaran yang nantinya hanya akan diberikan kepada rumah tangga miskin, rentan miskin, dan usaha mikro sesuai basis data terpadu dari Kementerian Sosial. Saat ini, mekanismenya masih menunggu dari Kementerian ESDM, Ditjen Migas.


Baca Juga: Fenomena Gas Elpiji 3 Kg Langka di Penghujung 2017

Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Tengah PT Pertamina, Andar Titi Lestari, mengatakan, berdasarkan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), saat ini ada sekira 26 juta rumah tangga miskin yang berhak menggunakan gas elpiji 3 kg bersubsidi. (mrt)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini