Image

KATA MEREKA: Orang Terkaya Indonesia Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Senin 11 Desember 2017, 08:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 10 320 1828123 kata-mereka-orang-terkaya-indonesia-harus-jadi-motor-penggerak-ekonomi-u3p7dpzCRo.jpg Kata Mereka. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sejumlah pengusaha Indonesia mencetak kekayaan yang fantastis di tahun ini. Mereka berhasil mencatatkan kenaikan kekayaan hingga triliunan Rupiah dalam setahun.

Meski demikian, terdapat perubahan besar dalam daftar 10 orang terkaya Indonesia, lantaran ada yang mengalami penurunan dan beberapa tetap dalam posisinya. Seperti pemilik Djarum Michael Hartono yang mampu mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia.

Lain hal dengan Eka Tjipta pemilik Sinar Mas. Sebelumnya pemilik Sinar Mas ini duduk di posisi empat dan kini naik di posisi dua setelah kekayaannya tercatat mneningkat. Sedangkan Bos Gudang Garam Susilo Wonowidjojo harus rela turun ke posisi tiga.

Lalu, bagaimana pendapat masyarakat dengan daftar orang terkaya Indonesia:

Anita Rosyadi, Mahasiswa

Saya tidak tahu pasti nama orang terkaya Indonesia siapa, tapi setahu saya, kalau tidak salah, orang terkaya di Indonesia dipegang oleh pengusaha rokok. Kalau jumlah kekayaannya menurut saya pasti mencapai angka triliunan.

Pendapat saya mengenai orang-orang terkaya Indonesia, semoga mereka bisa membangkitkan perekonomian Indonesia. Mereka dapat menjadi roda pembangunan ekonomi Indonesia, bukan asing yang menjadi roda ekonomi di sini.

Ellisa, Guru

Mengenai orang terkaya di Indonesia saya kurang tahu, tapi sejauh yang saya ketahui pimpinan salim group salah satu dr 10 orang terkaya di Indonesia. Kalau menyangkut angka saya kurang tahu. Pendapat saya mengenai orang terkaya Indonesia bagus karena ikut menjadi penggerak ekonomi di sini.

Aulia Nur, Mahasiswa

Setahu saya orang terkaya di Indonesia itu Aburizal Bakrie atau Chairul Tanjung. Sedangkan untuk angkanya berapa saya kurang tahu. Kalu ditanya pendapat, menurut saya mereka mengalahkan gaji presiden Indonesia.

Kekayaan yang mereka peroleh nampaknya jelas karena orang-orang tersebut meritih kariernya di bidang bisnis sejak lama, bukan setahun dua tahun. Mereka juga memiliki perusahaan-perusahaan yang terkenal dan aktivitasnya kini masih berjalan.

Bhima Yudistira, Pengamat Ekonomi

Sebenarnya ini menciptakan jurang ketimpangan yang semakin dalam antara kaya dan miskin. Hal ini karena kecenderungan orang kaya lebih banyak menyimpan aset finansial dibanding investasi di sektor riil. Rasio gini pun masih berada di angka 0.39.

Penyebab ketimpangan tinggi karena masalah struktural misalnya ketimpangan lahan di pedesaan. Rasio gini lahan menyentuh 0.64 lebih tinggi dari rasio gini pengeluaran.

Bagas, Mahasiswa

Kalau menurut saya wajar saja kalau Hartono bersaudara menjadi orang terkaya di indonesia. Siapa yg tidak tahu dengan rokok djarum?

Di sisi lain, beliau juga yang memiliki Bank Central Asia (BCA), dan masih banyak lagi saham-saham mayoritas yang mereka miliki. Jadi wajar saja kalau mereka lagi-lagi dan secara berturut-turut menjadi yang terkaya di Indonesia.

Nurimah, Mahasiswa

Saya hanya tahu produk-produk dari mereka dan kualitasnya memang bagus. Mereka juga pekerja keras, karena dulu kan Djarum kretek dari usaha kecil, Robert Hartononya juga orang keren banget menurut saya.

Dari hobi, dia bisa bangun PB Djarum yang awalnya dibikin buat karyawan Djarum bisa segede sekarang skalanya. Kerja kerasnya mereka bagus buat dijadiin contoh anak muda. Ngerintis secara perlahan, pas sudah tua hasilnya pasti muasin.

Mereka juga enggak cuma rokok doang. Mereka juga megang saham di mana-mana soalnya, asetnya juga besar, seperti kebun kelapa sawit berhektar-hektar gitu. Mereka juga merger sama polytron. Dengan kekayaan yang mereka punya, harusnya dia bisa dong kasih lapangan kerja untuk bantu nurunin tingkat pengangguran juga.

Tasya, Mahasiswa

Pantas saja mereka masuk ke daftar orang terkaya Indonesia, mereka kan juga punya banyak usaha lain selain Djarum. Mereka juga pasti main saham. Pasti usaha mereka juga besar banget untuk bisa sampai sejauh ini.

Tapi perlu diingat lagi, di Indonesia kan yang kaya, kaya sekali, yang miskin juga miskin sekali. Sebaiknya untuk si kaya juga membantu perekonomian kita dengan banyak membuka lapangan pekerjaan.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini