nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bergantung pada Proyek Pemerintah, Humpuss Bidik Pendapatan Tumbuh 15%

Agregasi Rabu 13 Desember 2017 11:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 13 278 1829570 bergantung-pada-proyek-pemerintah-humpuss-bidik-pendapatan-tumbuh-15-DzYhK9NnEP.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA – Masih menjanjikannya bisnis jasa angkutan laut tahun depan, seiring dengan membaiknya harga minyak dunia mendorong PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) untuk mematok target bisnis lebih agresif lagi. Bahkan emiten perusahaan kapal dan jasa angkutan laut ini masih memandang positif bisnis tahun depan. Pasalnya, program tol laut dan proyek infrastruktur pemerintah mendorong kinerja perseroan.

Theo Lekatompessy, Direktur Utama PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk mengatakan, target pertumbuhan HITS tahun 2018 berkisar 15% dibandingkan prognosa (proyeksi) tahun 2017 ini yang sebesar USD68,7 juta. Itu artinya HITS mematok pendapatan tahun depan senilai USD79,5 juta. Sedangkan target pertumbuhan laba bersih sebesar 30% dari proyeksi 2017 ini USD10,27 juta menjadi USD13,35 juta di tahun depan.

"Pertumbuhan laba bakal dua kali lipat dibandingkan pendapatan, kami juga berusaha meningkatkan added value yang ada," kata Theo di Jakarta, Selasa (12/12).

Baca juga: Anggarkan Rp17,3 Miliar, Humpuss Akan Sebar Dividen Rp2,55/Saham


Soal strategi meraih target tersebut, tidak banyak yang berubah dibandingkan tahun ini. Bisnis HITS bertumpu pada prgoram pemerintah.HITS fokus pada sektor perawatan pelabuhan dan transportasi barang migas, petrokimia dan lainnya. Untuk perawatan pelabuhan, perseroan ini menambah beberapa unit pengeruk dredging vessel.

Manajemen menerangkan, investasi di tahun depan dipatok senilai USD85 juta atau senilai Rp1,1 triliun. Sekitar 59% untuk menunjang proyek floating storage regasification unit (FSRU) Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1. Sedangkan sisanya untuk keperluan pembelian kapal tanker, dedging vessel dan kapal LPG. Sumber dana sekitar 70%-75% berasal dari pinjaman perbankan, sedangkan sisanya dari kas internal.

Lalu di tahun ini, perseroan optimis kinerja keuangan akan tumbuh signifikan. Berdasarkan prognosa (proyeksi) pertumbuhan sampai akhir tahun ini berkisar 14%. Budi Haryono, Direktur Keuangan HITS menjabarkan, perhitungannya tutup tahun ini pendapatan perseroan bisa mencapai USD68,7 juta. "Sekarang tinggal dua minggu lagi untuk tutup tahun, kami optimis,”tandasnya.

Adapun untuk laba bersih, perseroan menargetkan kenaikan hingga 91% dibandingkan tahun lalu. Itu artinya, laba bersih yang dipatok HITS akan mencapai USD10,27 juta, naik dari realisasi tahun lalu senilai USD5,38 juta. Sementara segmen usaha yang berkontribusi besar bagi Humpuss yaitu transportasi Liquifued Natural Gas (LNG), hampir 50%. Tahun ini, HITS telah melakukan investasi dengan membeli lima kapal. "Kami tambah dua kapal oil tanker dan tiga kapal dredging vessel, total nilai pembelian USD30 juta," kata Budi.

Ukuran kapal oil tanker yang dibeli masing-masing 17.500 dw ton dan 18.500 dw ton. Sedangkan kapasitas dua unit dredging vessel masing-masing 3.000 meter kubik, dan satu unit berukurang kecil 25 meter kubik. Sedangkan investasi untuk proyek terminal gas terapung floating storage regasification unit (FSRU) Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1, masih belum terealisasi di tahun ini. Rencananya investasi dimulai pada 2018 sembari membeli satu unit LNG tanker.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini