Image

Menko Luhut: Sudah Waktunya Kita Melihat Laut sebagai Poros Dunia

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 10:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 13 320 1829556 menko-luhut-sudah-waktunya-kita-melihat-laut-sebagai-poros-dunia-W3qV9dBeSD.jpg Menko Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pada 13 Desember ditetapkan sebagai Hari Raya nasional atau dikenal dengan Hari Nusantara. Momentum ini digunakan untuk memperingati keberhasilan diplomasi Indonesia agar prinsip negara kepulauan diakui secara internasional melalui instrumen Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNCLOS) 1982.

Sesuai dengan tema Hari Nusantara tahun ini, yakni Gotong Royong dalam Kebhinekaan di Nusantara Guna Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia , Menko Maritim Luhut Pandjaitan berharap masyarakat Indonesia lebih mengedepankan kerja bersama dan mulai fokus pada pembangunan kelautan.

“Selama ini kita memunggungi laut sekarang sudah waktunya kita melihat laut sebagai poros dunia,” ujarnya di sela-sela kunjungan kerjanya ke Qatar, dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (13/12/2017).

Luhut yang juga ketua dewan pengarah Hari Nusantara 2017, mengingatkan perlunya masyarakat Indonesia mengingat kembali posisi strategis Indonesia di kawasan. “Saya sebut ini sebagai posisi silang diantara dua samudera dan diantara dua benua besar, jadi Indonesia ini berada pada posisi yang strategis,” ujar Luhut.

Baca Juga: Budidaya Perikanan Dapat Anggaran Nyaris Rp1 Triliun, untuk Apa?

Menurut Luhut, saat ini banyak masyarakat Indonesia yang tidak sadar betapa strategisnya posisi Indonesia dalam dunia internasional. Dengan posisi diantara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik serta diantara Benua Asia dan Australia, tambah Luhut, bangsa Indonesia perlu mengedepankan persatuan diantara perbedaan yang ada.

“Bangsa Indonesia harus kompak, harus mengurangi sebanyak mungkin perbedaan-perbedaan. Ya perbedaan itu adalah rahmat sekaligus juga bisa menjadi malapeteka kalau kita tidak mampu mengelolanya dengan baik,” tegas dia.

Luhut mengatakan, perlunya Indonesia mengontrol lalu lintas udara dan lalu lintas kapal. Namun hal itu perlu diimbangi dengan penguasaan teknologi dan peningkatan kemampuan SDM yang ada.

Baca Juga: Menteri Susi: Kalau Ada Calo Program, Laporkan ke Saya!

Peringatan Hari Nusantara tahun ini akan dilaksanakan di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat. Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dijadwalkan hadir mewakili Presiden Joko Widodo untuk membuka acara. Beberapa menteri dari kabinet Kerja, antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga dijadwalkan akan hadir dalam acara puncak peringatan Hari Nusantara tersebut.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini