Hari Nusantara, Mendagri Sebut Laut sebagai Pemersatu Bangsa

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 13 Desember 2017 11:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 13 320 1829564 hari-nusantara-mendagri-sebut-laut-sebagai-pemersatu-bangsa-g4AjrT7rLn.jpg Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Hari ini, 13 Desember, ditetapkan sebagai Hari Nusantara sejak 2001. Peringatan Hari Nusantara kali ini, diselenggarakan di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat.

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, yang datang mewakili Presiden Joko Widodo, mengatakan bahwa peringatan Hari Nusantara ini tidak menjadi seremonial belaka. Menurutnya, perayaan ini akan memperkuat bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari, untuk dapat mewujudkan nawacita Indonesia sebagai poros Maritim.

"Deklarasi Djuanda merupakan tonggak penyatuan Republik Indonesia yang utuh antara pulau satu dengan pulau yang lain, sehingga tidak lagi terdapat wilayah laut internasional," ujar Tjahyo ketika membuka rantaian acara peringatan Hari Nusantara di Cirebon, Rabu (13/12/2017).

"Jadi laut bukan pemisah tapi penyatu bangsa. Melalui Deklarasi Djuanda pula negara kepulauan bisa diterima secara internasional," tambah dia.

Dalam kesempatan itu, Tjahyo juga mengutip perkataan Presiden Jokowi Widodo yang menyatakan bahwa Indonesia telah lama memunggungi laut, samudera dan teluk. Padahal sebagai bangsa maritim laut adalah masa depan bangsa.


Baca Juga: Menko Luhut: Sudah Waktunya Kita Melihat Laut sebagai Poros Dunia  

Oleh karena itu, pemerintah mulai memperkuat ketahanan maritim Indonesia dengan salah satu upayanya yaitu memberantas illegal fishing, agar kekayaan laut Indonesia dapat dinikmati seutuhnya oleh masyarakat Indonesia. Selain itu pemerintah juga memaksimalkan laut untuk meningkatkan efisiensi logistik dengan membangun jalur tol laut.

"Ke depan akan kami usulkan program yang berkaitan dengan maritim akan dijadikan satu, jangan kemarin ada Sail Sabang (Aceh) sekarang Hari Nusantara (Cirebon) besok hari nelayan, dan sebagainya. Ini kalau dijadikan satu makin meriah semarak, dan efisien," kata Tjahyo.

Adapun Hari Nusantara adalah peringatan keberhasilan diplomasi Indonesia agar prinsip negara kepulauan diakui secara internasional melalui instrumen Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNCLOS) 1982. Pengakuan ini sebelumnya didahului oleh diumumkannya dalam Deklarasi Djoeanda tanggal 13 Desember 1957.

Baca Juga: Menteri Susi: Kalau Ada Calo Program, Laporkan ke Saya!

Berbagai atraksi dan kegiatan ditampilkan untuk menyemarakkan hari bersejarah ini. Antara lain, atraksi terjun bebas oleh TNI Angkatan Laut, demo Search and Rescue (SAR) Laut, sail pas kapal-kapal nelayan Indonesia serta pelepasan ekspor produk tekstil dan meubel/rotan Kota Cirebon.

Sebelumnya, acara dibuka dengan penampilan marching band dari Akademi TNI AL Surabaya serta pembacaan Deklarasi Djuanda oleh siswa SMA Kota Cirebon.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini