Image

Dolar AS Melemah Tertekan Data Inflasi

ant, Jurnalis · Jum'at 15 Desember 2017 06:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 15 278 1830654 dolar-as-melemah-tertekan-data-inflasi-WcJ9pnPXj5.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

NEW YORK - Kurs dolar AS turun terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Dolar AS melemah karena data inflasi terus menekan pasar.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan indeks harga konsumen (IHK) inti naik 0,1% dalam basis disesuaikan secara musiman pada November dari bulan sebelumnya, dan naik 1,7% dari setahun sebelumnya, gagal memenuhi konsensus pasar untuk kenaikan 1,8%.

Baca Juga: Dolar AS Melemah Tertekan Data Ketenagakerjaan

Para analis mengatakan, data inflasi yang lemah mengurangi harapan investor bahwa Federal Reserve AS mungkin menaikkan suku bunga dengan laju yang lebih cepat pada tahun depan.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,01% menjadi 93,418 di akhir perdagangan pada Kamis (14/12).

Baca Juga: Bitcoin Curi Spotlight, Dolar AS Dibuka Tak Banyak Bergerak

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1799 dari USD1,1789 dan poundsterling Inggris naik ke USD1,3441 dari USD1,3368. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,7676 dari USD0,7624.

Baca Juga: Kompak dengan Bursa Saham, Dolar AS Makin Kokoh

Dolar AS dibeli pada 112,12 yen Jepang, lebih rendah dari 112,83 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9871 franc Swiss dari 0,9865 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2732 dolar Kanada dari 1,2844 dolar Kanada.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini