Tutupi Kebutuhan Akhir Tahun, Tidak Layak Andalkan Kartu Kredit

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Minggu 17 Desember 2017 06:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 16 320 1831412 tutupi-kebutuhan-akhir-tahun-tidak-layak-andalkan-kartu-kredit-aGbXIOj3KF.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Menjelang akhir tahun, ada tradisi yang tidak pernah hilang, yaitu Diskon Akhir Tahun. Hampir semua toko, baik e-commerce maupun offline, berlomba-lomba memberikan penawaran diskon dan promo untuk para calon pembeli.

Entah diskonnya di mal atau ritel online, yang jelas hal pertama harus kita siapkan adalah dana dan mengetahui berapa total yang sekiranya akan kita keluarkan. Seperti yang telah diketahui bahwa berbelanja dapat menggunakan dua tahap, yaitu dengan pembayaran nontunai atau kartu kredit, dan tunai.

Meskipun begitu, menurut Perencana Keuangan Andi Nugroho cukup menentang bagi shoppers yang ingin berbelanja dengan mengandalkan kartu kredit. Ia juga meyakini bahwa hakikat penggunaan kartu kredit adalah untuk menambah utang baru, bukan karena memiliki Anda memiliki uang yang lebih banyak dibandingkan pemasukannya.

“Tidak, karena pada hakikatnya penggunaan kartu kredit itu adalah menambah utang, bukannya kita memiliki uang yang lebih banyak dibandingkan pemasukan kita,” ungkapnya kepada Okezone.

Ia menambahkan bahwa semakin sering menggunakan kartu kredit artinya semakin banyak juga utang dan tanggung jawab yang akan ditanggung.

Selain itu, ia menegaskan bahwa penggunaan kartu kredit itu hanya diperbolehkan untuk menggantikan penggunaan uang cash yang mungkin dapat dikatakan kurang praktis.

“Penggunaan kartu kredit hanya diperbolehkan bila fungsinya menggantikan penggunaan uang cash yang mungkin kurang praktis. Artinya setelah digesek maka ketika tagihan datang akan langsung dilunasi,” tambahnya.

Akan tetapi, kartu kredit akan sangat bermanfaat jika saat liburan, uang cash yang Anda miliki tidak mencukupi untuk misalnya hanya membeli tiket atau dalam kondisi darurat.

“Atau dalam kondisi sangat darurat semisal sedang liburan, kehabisan uang cash dan terancam tidak bisa pulang karena belum beli tiket pulang,” ujarnya.

Di samping itu, Andi juga mengingatkan bagi konsumen untuk tidak mudah tergoda dengan promo, dan diskon yang cenderung menarik. Oleh sebab itu, konsumen harus berpikir lebih bijak jika ingin berbelanja di akhir tahun, mengingat masih banyaknya kebutuhan lain yang pastinya lebih penting.

“Jangan mudah tergoda dengan diskon, berpikir berulang kali, karena ada kebutuhan lain yang lebih penting yang harus segera dipenuhi,” jelas Andi.

(tro)

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini