nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemindahan Ibu Kota, BI: Pengaruhnya Kecil ke Perekonomian

Risna Nur Rahayu (Okezone), Jurnalis · Sabtu 16 Desember 2017 17:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 16 470 1831382 pemindahan-ibu-kota-bi-pengaruhnya-kecil-ke-perekonomian-36FBDk7Awm.jpg Foto: Okezone

SOLO - Pemerintah semakin serius untuk memindahkan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa. Ini terlihat dari kajian yang terus dilakukan dan ditarget selesai akhir tahun ini. Lantas apakah pemindahan Ibu Kota akan mempengaruhi perekonomian di Jakarta?

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Doni P Joewono menilai bakal ada pengaruhnya. Namun pengaruh yang timbul dari pemindahan ibu kota dari Jakarta, tidak begitu besar.

Baca juga: Pemindahan Ibu Kota Dimatangkan di 2018

Pengaruhnya karena DKI Jakarta akan kehilangan sumber ekonomi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang selama ini dikeluarkan Pemerintah Pusat di Jakarta. Di antaranya, gaji aparatur negara yang nilainya mencapai triliun-an rupiah.

"Konsumsi pemerintah asalnya pengeluaran APBD, jadi kalau APBD Sumut misalnya, ngeluarin untuk jalan raya, itu akan menciptakan lapangan pekerjaan, jadi sektor konstruksi naik dan yang lain-lain juga naik. Sementara DKI, konsumsi pemerintah tidak hanya dari pemerintah daerah, tapi juga pemerintah pusat. APBN itu banyak dikeluarkan di Jakarta, di antaranya gaji para menteri, gaji kejaksaan," terangnya dalam perbincangan dengan Okezone di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (16/12/2017).

Baca juga: Pemindahan Ibu Kota Tidak Berdampak pada Inflasi, Ini Penjelasannya

Menurutnya, hingga saat ini yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi terbesar ada di Pulau Jawa, sehingga pemerintah sudah mulai mengandalkan daerah luar Jawa. Hal ini juga berhasil dilakukan dengan perekonomian yang tidak hanya ada di Pusat tapi daerah juga mulai berkembang.

"Makanya Jakarta ini beruntung pertumbuhan ekonominya tidak hanya dari pemerintah pusat, tapi juga dari pemerintah daerah. Pengeluaran Kementerian dan lembaga negara itu adanya di Jakarta. Ngaruhnya dari sisi itu saja, jadi kecil," jelasnya.

Baca juga: Ibu Kota Dipindah, KSEI: Pertumbuhan Tidak Akan Menumpuk

Kendati begitu, dia percaya Jakarta akan mampu mencari sumber ekonomi baru bila nantinya Ibu Kota jadi berpindah.

"Kita harus mengatakan adaptasi sebagai ibu kota tinggi, walaupun ibukota dipindah, Jakarta dengan cepat mencari sumber ekonomi baru," tukasnya. (ljs)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini