Dolar AS Terus Menekan, Rupiah Dibuka Linglung di Rp13.580/USD

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017 09:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 18 278 1831952 dolar-as-terus-menekan-rupiah-dibuka-linglung-di-rp13-580-usd-3YbkjBIpug.jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka bergerak mixed. Rupiah nampaknya sulit untuk keluar dari tekanan dolar AS, yang mendapat tenaga dari persetujuan UU Pajak di Amerika.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchang rate di pasar Asia melemah 10 poin atau 0,07% menjadi Rp13.580 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.575-Rp13.582 per USD pagi ini.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah menguat 2 poin atau 0,01% menjadi Rp13.573 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah pagi ini berada di antara Rp13.568 per USD hingga Rp13.578 per USD.

Dolar AS mengalami penguatan moderat terhadap euro dan yen, setelah mendapat kenaikan dari upaya reformasi pajak di Amerika. Dolar AS menguat setelah anggota Partai Republik di komite perunding Senat DPR memberikan sentuhan akhir mengenai perombakan pajak menyeluruh, yang melibatkan pemotongan pajak perusahaan besar.

Meski demikian, Keuntungan dolar AS terbatas karena investor mengadopsi pendekatan wait and see sampai kesepakatan ditutup. Dolar AS menguat 0,1% menjadi 112,750 yen, sementara indeks dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama menguat 0,1% menjadi 94.007.

Euro memperpanjang kerugian moderat dan turun 0,05% menjadi USD1,1744. Pada akhir pekan kemarin, Demokrat Sosial Jerman (SPD) sepakat untuk membuka pembicaraan eksplorasi mengenai pembentukan sebuah pemerintahan dengan Kanselir Angela Merkel, memberikan kesempatan untuk mengakhiri masa buntu politik yang langka dalam ekonomi terbesar di Eropa.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini