IPO, LCK Global Kedaton Tawarkan Harga Rp138-Rp218/Saham

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017 16:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 18 278 1832217 ipo-lck-global-kedaton-tawarkan-harga-rp138-rp218-saham-hY6uDa8ql3.jpg LCK Global Kedaton. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perusahaaan jasa konstruksi telekomunikasi PT LCK Global Kedaton akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perseroan berencana melepas sebanyak - banyaknya 200 juta lembar saham baru atau setara dengan 20% dari modal ditempatkan setelah IPO.

Direktur Utama LCK Global Kedaton Lim Kah Hock mengatakan bahwa sektor jasa konstruksi telekomunikasi berkembang pesat, sejalan dengan permintaan dari peningkatan permintaan perusahaan telekomunikasi.

"Sehingga sektor ini aman, very promising sektor, sehingga dia dengan menjadi perusahaan listed kita bisa mengembangkan perusahaan ke depannya," kata dia di Hotel Luwansa, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Dalam gelaran IPO ini, saham LCK Global Kedaton ditawarkan pada kisaran harga Rp138 hingga Rp218 per saham. Dengan demikian dari IPO ini perusahaan akan meraih dana segar sebesar Rp27,6 miliar hingga Rp43,6 miliar.

Lim menjelaskan, dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan sebesar 97% untuk modal kerja. "Sedangkan sisanya 3% untuk pembiayaan research and development serta development," jelas dia.

Dari sisi kinerja keuangan, perusahaaan yang bergerak di jasa konstruksi telekomunikasi ini mengantongi pendapatan sebesar Rp36,64 miliar naik 381% dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2016 sebesar Rp7,62 miliar. Naiknya pendapatan mendorong peningkatan laba sebesar 212,36% menjadi Rp4,34 miliar dibandingkan pada akhir tahun 2016 yaitu sebesar Rp482,87 juta.

Saat ini saham mayoritas masih dimiliki oleh PT LCK Investama Prima Indonesia sebesar 64%, sisanya dipegang oleh PT Maju Mekar Makmur sebesar 33%, lalu Lim Chin Kim, Kenny Lim, dan Lim Kah Hock masing - masing sebesar 1%.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi perusahaaan telah menunjuk Mirae Asset Sekuritas. Adapun masa penawaran awal atau bookbuilding akan dilakukan pada 15 hingga 27 Desember 2017, pernyataan efektif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditargetkan pada 29 Desember 2017, serta tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 16 Januari 2018.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini